Kinerja Kapolri untuk Atasi Pandemi Dinilai Inovatif dan Efektif

Senin, 15 Maret 2021 - 18:12 WIB
loading...
Kinerja Kapolri untuk...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Arif Julianto/MNC News
A A A
JAKARTA - Koordinator Nasional Milenial Muslim Bersatu, Khairul Anam menyatakan, salut dan apresiasi yang tinggi kepada kesungguhan Polri yang segera memberlakukan Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) di 12 Polda mulai 23 Maret mendatang. Menurutnya, ETLE adalah inovasi efektif yang diberlakukan Polri pada saat yang sangat tepat, yakni ketika merebaknya pandemi.

Baca juga: Mantapkan Program 100 Hari Kapolri, Divisi Humas Polri Gelar Pelatihan Konten Kreatif

Khairul melihat kesungguhan Polri tersebut dari rencana awal yang hanya akan memberlakukan ETLE di 10 provinsi, pada 23 Maret nanti menjadi 12 provinsi, bahkan segera memberlakukan percepatan untuk ke-34 provinsi se-Indonesia.

"Kesungguhan dan kerja cepat Kapolri dan seluruh jajarannya, khususnya di Korlantas ini tentu harus kita apresiasi setinggi-tingginya karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan bahkan kalau saat ini, kesehatan publik," kata Khairul, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Silahturahmi dengan BRI, Kapolri Dorong Inovasi UMKM di Tengah Pandemi

Secara khusus Khairul menunjuk bagaimana ETLE dengan penggunaan teknologi informasi yang telah berkembang pesat mampu memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat sambil meminimalisasi tatap muka dan interaksi langsung yang pada saat ini harus kita hindari seiring pandemi.

"Dengan pelayanan cepat dan tepat di satu sisi, sementara di sisi lain ada minimalisasi interaksi sebagaimana disyaratkan kondisi pandemi, ETLE harus kita katakan teknologi yang efektif dan tepat waktu untuk segera diberlakukan," ucap Khairul.

Baca juga: Beri Kuliah Umum di UI, Kapolri Tegaskan Kerukunan Modal Utama Bangsa

Untuk itu Khairul menyatakan apresiatif atas prakarsa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menandai kinerja 100 harinya dengan pemberlakukan teknologi yang tepat dan efektif tersebut.

"Apalagi kita melihat dalam waktu waktu tertentu sidang tilang di pengadilan pengadilan se Indonesia selalu dipenuhi kerumunan. Bayangkan saja data yang ada sebutkan sehari ada 20.000 pelanggaran, seminggu 140 ribu dan setahun berarti 6,7 juta potensi kerumunan di pengadilan se Indonesia yang dihindari dengan ETLE ini," jelas Khairul.

Sebagaimana diketahui, dalam rapat kerja teknis atau rakernis yang digelar Rabu lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyampaikan bahwa pemberlakuan ETLE yang akan dimulai 23 Maret mendatang, yang sedianya hanya berlaku di 10 provinsi, kini menjadi 12 provinsi. Tidak hanya itu, Kapolri juga akan melakukan percepatan hingga ETLE bisa secepatnya terealisasi di 34 provinsi.

Bahkan, Kapolri juga menjanjikan bahwa perpanjangan SIM pun akan bisa diakses melalui aplikasi terkait Samsat Digital Nasional, yang direncananya akan diadakan sebelum lebaran.

Apresiasi Khairul juga ia lontarkan terkait berbagai terobosan yang dipaparkan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam Rakernis tersebut selain ETLE yaitu Integrated Road Safety Management System (IRSMS), yang akan menjadi data base nasional untuk proses penyelidikan kecelakaan lalu lintas, Informasi Cepat Laka Lantas (ICELL).

"yang merupakan aplikasi untuk mengetahui proses perkembangan penyidikan laka lantas, E-Turjawali atau yakni system pencatatan kegiatan Turjawali petugas secara online berbasis aplikasi android dan web-sistem, serta layanan Perpanjangan SIM A dan SIM C secara online, yang merupakan aplikasi bebasis mobile yang dapat digunakan oleh pemilik SIM untuk memperpanjang masa berlaku SIM mereka," ungkapnya.

Selain itu ada pula Uji Teori SIM secara Online, yang memudahkan publik untuk melakukan uji teori bagi pemohon SIM baru, serta Samsat Digital Nasional (Signal), yakni layanan one -stop service sarana pengesahan STNK, pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ bagi pemilik kendaraan bermotor dalam satu aplikasi yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, lalu Cek Fisik Digital, yakni pemeriksaan fisik kendaraan bermotor berbasis digital dan terintegrasi.

Ada pula Arsip Digital Kendaraan Bermotor sebagai jaminan keamanan kendaraan bermotor dalam format elektronik, E-Drive atau electronic Driving Test System yang menggunakan infra merah dan sensor getar yang terhubung ruang monitoring sehingga uji pengemudi menjadi lebih akurat dan transparan, serta produk dalam bidang keamanan dan keselamatan yakni Indonesia Safety Driving Center (ISDC) yaitu program edukasi keselamatan berlalu-lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Tak lupa Korlantas Polri juga terus melakukan kajian-kajian Smart City di berbagai kota besar untuk memungkinkan terus berlangsungnya inovasi yang akan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan menjamin keamanan para pengguna jalan.

Sementara terkait tanggal 23 Maret, hari itu akan menjadi saat peresmian ETLE secara nasional, sebagai bn dari program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang disampaikan pada saat pelaksanaan fit and proper di depan Komisi tiga DPR RI.

Listyo memberi prioritas pemasangan tilang elektronik atau ETLE agar polisi lalu lintas tidak perlu lagi melakukan tilang di lapangan. Sistem tilang elektronik juga mengurangi interaksi pelanggar lalu lintas dengan petugas sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri dan sejalan protokol Covid-19.

Tilang elektronik mulai 23 Maret nanti akan berlaku di Polda Metro Jaya, Polda DIY, dan Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Sulawesi Utara, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Riau, Polresta Jambi, Polresta Gresik, Polresta Batam, dan Polresta Padang.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved