Tanggapi Pernyataan Jokowi, Tengku Zul: Cinta Bukan Berarti Benci Lainnya
Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:58 WIB
loading...
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Tengku Zulkarnain. Foto/tangkapan layar Instagram Tengku Zulkarnain
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong masyarakan untuk mencintai produk dalam negeri . Presiden juga meminta untuk menggaungkan benci produk luar negeri.
Pernyataan yang disampaikan Jokowi saat meresmikan pembukaan rapat kerja nasional Kementerian Perdagangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis 4 Maret 2021 itu berkaitan dengan strategi pengembangan pasar produk nasional.
Pernyataan Jokowi yang mengajak untuk membenci produk luar negeri pun ditanggapi banyak pihak. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.
Melalui akun Twitternya, pria yang biasa disapa Ustaz Tengku Zul ini mengaku tidak pernah membenci produk asing. Tapi dia juga menegaskan cinta produk Indonesia.
Tengku Zul yakin jika yang mengatakan benci produk asing itu dirinya, bukan tidak mungkin akan dibanjiri bullyan di media sosial.
"Saya tidak pernah benci produk asing bahkan produk China sekalipun. Hanya saja saya cinta produk Indonesia. Cinta pada sesuatu bukan berarti benci pada yang lainnya. Untung bukan saya yang bilang "benci produk asing". Kalau saya yang bilang pasti banjir bully dan makian Buzzers. Hehe..," cuit Tengku Zul di lini masa akun Twitternya, @ustadtengkuzul, Jumat (5/3/2021). Baca juga: Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Jokowi: Bisa Tekan Defisit Transaksi Berjalan
Seperti diberitakan SINDOnews, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan mengapa menggaungkan benci produk asing.
Dia tidak ingin Indonesia hanya dijadikan sebagai pasar semata. Pihaknya juga tidak mau ada praktik-praktik perdagangan yang merugikan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM).
"Saya tidak mau negara kita Indonesia hanya dijadikan pasar, hanya dijadikan pasar saja. Saya juga tidak mau ada praktik-praktik perdagangan yang tidak fair apalagi membahayakan UMKM. Itu tidak boleh ada," katanya dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (5/3/2021). Baca juga: Jokowi Curhat: Saya Ngomong Benci Produk Asing Gitu Aja Heboh
Pernyataan yang disampaikan Jokowi saat meresmikan pembukaan rapat kerja nasional Kementerian Perdagangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis 4 Maret 2021 itu berkaitan dengan strategi pengembangan pasar produk nasional.
Pernyataan Jokowi yang mengajak untuk membenci produk luar negeri pun ditanggapi banyak pihak. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.
Melalui akun Twitternya, pria yang biasa disapa Ustaz Tengku Zul ini mengaku tidak pernah membenci produk asing. Tapi dia juga menegaskan cinta produk Indonesia.
Tengku Zul yakin jika yang mengatakan benci produk asing itu dirinya, bukan tidak mungkin akan dibanjiri bullyan di media sosial.
"Saya tidak pernah benci produk asing bahkan produk China sekalipun. Hanya saja saya cinta produk Indonesia. Cinta pada sesuatu bukan berarti benci pada yang lainnya. Untung bukan saya yang bilang "benci produk asing". Kalau saya yang bilang pasti banjir bully dan makian Buzzers. Hehe..," cuit Tengku Zul di lini masa akun Twitternya, @ustadtengkuzul, Jumat (5/3/2021). Baca juga: Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri, Jokowi: Bisa Tekan Defisit Transaksi Berjalan
Seperti diberitakan SINDOnews, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan mengapa menggaungkan benci produk asing.
Dia tidak ingin Indonesia hanya dijadikan sebagai pasar semata. Pihaknya juga tidak mau ada praktik-praktik perdagangan yang merugikan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM).
"Saya tidak mau negara kita Indonesia hanya dijadikan pasar, hanya dijadikan pasar saja. Saya juga tidak mau ada praktik-praktik perdagangan yang tidak fair apalagi membahayakan UMKM. Itu tidak boleh ada," katanya dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (5/3/2021). Baca juga: Jokowi Curhat: Saya Ngomong Benci Produk Asing Gitu Aja Heboh
(dam)
Lihat Juga :