Jokowi ke PM Malaysia: Kita Bisa Telepon Langsung, Jam Berapa Pun
Jum'at, 05 Februari 2021 - 13:16 WIB
loading...
Presiden Jokowi menerima kunjungan PM Malaysia Muhyidin Yassin di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (5/2/2021). FOTO/CAPTURE/SINDOnews/DITA ANGGA RUSIANA
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menerima Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin. Ini merupakan kunjungan perdana PM Muhyiddin sejak dilantik pada Maret 2020.
"Pertama-tama saya ingin menyampaikan ucapan selamat datang di Jakarta. Selamat datang di Indonesia dan merupakan kehormatan bagi Indonesia menerima kunjungan Perdana Menteri Muhyiddin dan rombongan," katanya saat pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jumat (5/2/2021).
Jokowi mengatakan, Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga dekat. Selain itu, Malaysia juga merupakan mitra penting bagi Indonesia. Jokowi ingin hubungan kedua negara lebih diperkuat.
Baca juga: Agenda Makan Siang PM Malaysia Bareng Jokowi, Istana: Beliau Request Rendang
"Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga dekat dan serumpun. Dan Malaysia juga merupakan salah satu mitra penting Indonesia di bidang perdagangan, di bidang investasi, bidang pariwisata dan sosial budaya. Kita akan terus memperkuat hubungan baik antardua negara melalui komunikasi yang kuat pada semua tingkat," katanya.
"Pertama-tama saya ingin menyampaikan ucapan selamat datang di Jakarta. Selamat datang di Indonesia dan merupakan kehormatan bagi Indonesia menerima kunjungan Perdana Menteri Muhyiddin dan rombongan," katanya saat pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jumat (5/2/2021).
Jokowi mengatakan, Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga dekat. Selain itu, Malaysia juga merupakan mitra penting bagi Indonesia. Jokowi ingin hubungan kedua negara lebih diperkuat.
Baca juga: Agenda Makan Siang PM Malaysia Bareng Jokowi, Istana: Beliau Request Rendang
"Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga dekat dan serumpun. Dan Malaysia juga merupakan salah satu mitra penting Indonesia di bidang perdagangan, di bidang investasi, bidang pariwisata dan sosial budaya. Kita akan terus memperkuat hubungan baik antardua negara melalui komunikasi yang kuat pada semua tingkat," katanya.
Lihat Juga :