PDIP Dorong Road Map Kedaulatan Pangan dalam Menghadapi Pandemi Covid-19
Senin, 01 Februari 2021 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, dirinya meminta agar semua kader PDIP bisa mengembangkan terus sektor di pertanian terlebih Sulsel dilimpahi komoditas unggul yang luar biasa. "Ini yang harus kita kembangkan sebaik-baiknya. Kalau kita berfokus kepada apa yang kita punya ini akan membangun kedaulatan kita," ungkap Hasto.
Dalam kesempatan ini juga, Hasto juga mengingatkan kembali arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang terus mencanangkan gerakan menanam tanaman yang bisa di makan di tengah pandemi Covid-19. "Mari kita gunakan setiap jengkal lahan yang tidak dipakai untuk gerakan bercocok tanam. Jangan pernah merasa malu untuk menjadi petani. Kita harus terus wujudkan politik pangan berdikari. Kita terus berdayakan petani, sebab merekalah pemilik negeriā, kata Hasto.
Sementara, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyambut baik usulan Hasto tersebut. Karena memang tekanan pandemi Covid-19 ini memang memengaruhi segala sektor. Bahkan di awal-awal ekonomi sempat terpuruk. Namun, Sulsel bisa bangkit perekonomiannya, terutama di sektor pangan. Hal ini menandakan sektor pangan menjadi kekuatan ekonomi di wilayahnya. "Alhamdullilah di kuartal III perekonomian Sulawesi Selatan bisa tumbuh positif bahkan diatas rata-rata nasional itu mencapai 8,18%. Ini mengindikasi bahwa sektor pertanian, ketahanan pangan yang menjadi kebutuha utama yang menjadi kekuatan ekonomi Sulawesi Selatan," ungkap Nurdin.
Karena itu, dalam membuat kebijakan pangan di Sulsel, pihaknya selain memerhatikan apa yang menjadi komoditi ekspor, juga ingin mengembalikan kejayaan komoditi unggulan. "Mengembalikan kejayaan beberapa komoditi unggulan yang menjadi ikon Sulawesi Selatan seperti udang windu, jeruk keprok, kakao," kata Nurdin.
Dalam kesempatan ini juga, Hasto juga mengingatkan kembali arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang terus mencanangkan gerakan menanam tanaman yang bisa di makan di tengah pandemi Covid-19. "Mari kita gunakan setiap jengkal lahan yang tidak dipakai untuk gerakan bercocok tanam. Jangan pernah merasa malu untuk menjadi petani. Kita harus terus wujudkan politik pangan berdikari. Kita terus berdayakan petani, sebab merekalah pemilik negeriā, kata Hasto.
Sementara, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyambut baik usulan Hasto tersebut. Karena memang tekanan pandemi Covid-19 ini memang memengaruhi segala sektor. Bahkan di awal-awal ekonomi sempat terpuruk. Namun, Sulsel bisa bangkit perekonomiannya, terutama di sektor pangan. Hal ini menandakan sektor pangan menjadi kekuatan ekonomi di wilayahnya. "Alhamdullilah di kuartal III perekonomian Sulawesi Selatan bisa tumbuh positif bahkan diatas rata-rata nasional itu mencapai 8,18%. Ini mengindikasi bahwa sektor pertanian, ketahanan pangan yang menjadi kebutuha utama yang menjadi kekuatan ekonomi Sulawesi Selatan," ungkap Nurdin.
Karena itu, dalam membuat kebijakan pangan di Sulsel, pihaknya selain memerhatikan apa yang menjadi komoditi ekspor, juga ingin mengembalikan kejayaan komoditi unggulan. "Mengembalikan kejayaan beberapa komoditi unggulan yang menjadi ikon Sulawesi Selatan seperti udang windu, jeruk keprok, kakao," kata Nurdin.
(cip)
Lihat Juga :