iNews Sore Live di iNews dan RCTI+ Jumat Pukul 15.45: Duka di Bumi Manakara
Jum'at, 15 Januari 2021 - 15:59 WIB
loading...
Gempa 6,2 skala richter mengguncang Sulawesi Barat. Rumah sakit dan kantor Gubernur Sulawesi Barat luluh lantak sementara ratusan rumah warga rusak. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Gempa 6,2 skala richter mengguncang Sulawesi Barat. Rumah sakit dan kantor Gubernur Sulawesi Barat luluh lantak sementara ratusan rumah warga rusak. Proses evakuasi warga yang tertimbun reruntuhan gedung Rumah Sakit Mitra Mamuju masih berlangsung, petugas mengerahkan alat-alat berat untuk mempercepat evakuasi.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta masyarakat di Mamuju dan sekitar wilayah Majene untuk mewaspadai gempa susulan sekaligus menjauhi area pantai. Baca juga: BMKG Sebut Gempa di Sulbar Pengulangan Gempa Dahsyat Tahun 1969
Dia mengatakan gempa yang terjadi di sekitar wilayah Majene termasuk gempa dangkal dengan pusat kedalaman 10 kilometer dari permukaan. Sejak Kamis (14/01) hingga Jumat (15/01), BMKG sudah mencatat 28 kali gempa susulan.
"Masih ada potensi gempa susulan berikutnya yang masih kuat. Bisa mencapai kekuatan seperti yang tadi terjadi [magnitudo] 6,2 atau sedikit lebih tinggi lagi. Itu karena kondisi batuan sudah digoncang dua kali [magnitude terkuat 5,9 dan 6,2], bahkan 28 kali, sudah rapuh,” ujarnya. Baca juga: Jokowi Instruksikan Kepala BNPB dan Mensos Tinjau Gempa Bumi di Majene
Informasi seputar gempa menjadi berita utama "iNews Sore" edisi hari ini. Proses evakuasi dan kondisi terkini dari lokasi gempa akan kami siarkan secara langsung di program "iNews Sore".
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati meminta masyarakat di Mamuju dan sekitar wilayah Majene untuk mewaspadai gempa susulan sekaligus menjauhi area pantai. Baca juga: BMKG Sebut Gempa di Sulbar Pengulangan Gempa Dahsyat Tahun 1969
Dia mengatakan gempa yang terjadi di sekitar wilayah Majene termasuk gempa dangkal dengan pusat kedalaman 10 kilometer dari permukaan. Sejak Kamis (14/01) hingga Jumat (15/01), BMKG sudah mencatat 28 kali gempa susulan.
"Masih ada potensi gempa susulan berikutnya yang masih kuat. Bisa mencapai kekuatan seperti yang tadi terjadi [magnitudo] 6,2 atau sedikit lebih tinggi lagi. Itu karena kondisi batuan sudah digoncang dua kali [magnitude terkuat 5,9 dan 6,2], bahkan 28 kali, sudah rapuh,” ujarnya. Baca juga: Jokowi Instruksikan Kepala BNPB dan Mensos Tinjau Gempa Bumi di Majene
Informasi seputar gempa menjadi berita utama "iNews Sore" edisi hari ini. Proses evakuasi dan kondisi terkini dari lokasi gempa akan kami siarkan secara langsung di program "iNews Sore".
Lihat Juga :