Oposisi yang Diperankan PKS, Demokrat, dan PAN Masih Setengah Hati

Senin, 11 Januari 2021 - 13:31 WIB
loading...
Oposisi yang Diperankan...
Kiri-Kanan: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta, Bakir Ihsan menyatakan, peran oposisi dalam sistem presidensial berbeda dengan sistem parlementer. Apalagi dalam konteks politik di Indonesia yang tidak memiliki diferensiasi dan identifikasi yang jelas antara oposisi dan koalisi.

(Baca juga : Ikut Jadi Tersangka Kasus Swab, Bareskrim Ungkap Peran Menantu Habib Rizieq )

Hal ini dikatakan Bakir menanggapi sikap oposisi yang diperankan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ), Partai Demokrat , dan Partai Amanat Nasional (PAN) .

"Oposisi lebih dimaknai sebagai partai yang berada di luar pemerintahan pada tingkat pusat. Sementara pada tingkat lokal mereka berkoalisi, sehingga oposisinya setengah hati dan dampaknya setengah hati pula bagi masyarakat," kata Bakir saat dihubungi SINDOnews, Senin (11/1/2021). (Baca juga: Peran Oposisi PKS, Demokrat dan PAN bak Pepatah Arab 'Wujuduhu Kaadamihi' )

Bakir menganggap, oposisi setengah hati berlaku bagi semua partai, baik PKS maupun PD saat ini maupun PDI Perjuangan pada saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa. Dia melihat partai belum tampil sebagai lembaga yang lekat dengan diferensiasi kelembagaannya, tapi lebih pada sosok yang muncul dari partai tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Luncurkan Syiar Zulhijjah,...
Luncurkan Syiar Zulhijjah, PKS Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Suhud Alynudin Ditetapkan...
Suhud Alynudin Ditetapkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved