Komitmen Terhadap Wong Cilik Kuat, Cak Imin Layak Nyapres

Jum'at, 01 Januari 2021 - 08:50 WIB
loading...
Komitmen Terhadap Wong...
Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar. IST
A A A
JAKARTA – Munculnya nama A Muhaimin Iskandar sebagai kandidat calon presiden (Capres) potensial dalam polling Sindonews bukanlah hal mengejutkan. Selain merupakan simbol politik Nahdlatul Ulama (NU), Cak Imin juga memiliki komitmen jelas terhadap upaya pembangunan pertanian berkelanjutan, pemberdayaan UMKM, dan Pendidikan berkualitas.

(Baca juga : Ini Harapan SBY di Tahun 2021 untuk Indonesia )

Tiga komitmen Cak Imin tersebut dibuktikan dengan mengawal ketiga sektor tersebut tetap berjalan selama masa pandemic Covid-19. Sebagai Wakil Ketua DPR, Cak Imin aktif dan terjun langsung untuk memastika ketiga sektor tersebut mendapatkan subsidi anggaran dan berbagai program pendampingan dalam upaya pemulihan selama dan pasca pandemic Covid. Komitmen tersebut juga direalisasikan dengan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Kebangkitan Bangsa untuk mengawal ketiga sektor tersebut hingga ke pelosok daerah.

(Baca juga : Setelah Tahun 2020 yang Suram, Asia Waswas Memasuki Tahun Baru 2021 )

“Cak Imin layak masuk bursa calon Presiden bukan hanya karena popularitasnya, akan tetapi juga komitmen dan pemihakannya yang kuat terhadap berbagai persoalan nyata yang dihadapi Indonesia saat ini utamanya yang berkaitan dengan sektor pertanian dan nelayan, pemberdayaan usaha kecil dan menengah, serta keberlanjutan Pendidikan,” ujar Ketua Umum DPN Gerbang Tani Idham Arsyad, Jumat (1/1/2020). (Baca juga : Cak Imin Simbol Politik NU, Wajar Masuk Bursa Capres 2024)

Dia mengatakan sektor pertanian-nelayan, usaha kecil-menengah, dan Pendidikan merupakan tiga bidang yang harus terus diperjuangkan karena merupakan tulang punggung kehidupan bangsa. Ketiga sektor tersebut sangat penting karena menyentuh hajat kepentingan mayoritas rakyat Indonesia. Sektor pertanian-nelayan misalnya berkali-kali menjadi penyelamat di masa krisis. “Termasuk dalam masa pandemic Covid-19 sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang terus tumbuh di saat sektor lain terpukul dan minus pertumbuhannya. Kendati demikian sektor pertanian-nelayan kerap terabaikan dalam derap pembangunan nasional,” katanya. (Baca juga : Ganjar Pranowo Kian Melejit, Cak Imin Ramaikan Bursa Calon Presiden 2024)

Idham menilai komitmen Cak Imin ketiga sektor dasar tersebut menunjukkan jika cucu KH Bisri Syansuri tersebut mampu melihat problem utama yang dihadapi wong cilik di Indonesia. Menurutnya ketiga sektor dasar tersebut juga akan menjadi kunci kebangkitan Indonesia pasca pandemic Covid-19 jika dikelola dengan benar. “Kami yakin keberpihakan Cak Imin ke tiga sektor ini dengan kawalan program dan anggaran, mampu mendorong sektor ini menjadi penolong Indonesia untuk bangkit dan menjadi negara besar di kemudian hari,” ujarnya.

(Baca juga : Bellaetrix Manuputty, Bidadari Bulu Tangkis yang Berjiwa Sosial )

Untuk diketahui dalam polling SINDONEWS, nama A Muhaimin Iskandar menyodok ke peringkat ketiga setelah Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Banyak kalangan menilai tidak ada yang mengejutkan atas masuknya Cak Imin dalam bursa kandidat Calon Presiden di Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Cak Imin merupakan simbol politik dari nadhliyin yang mempunyai basis kuat di berbagai daerah. Selain itu Cak Imin dikenal sebagai politisi cerdik yang mampu berselancar di sela berbagai intrik politik dengan riang gembira.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Perempuan Bangsa Ajak...
Perempuan Bangsa Ajak 2.000 Peserta Tanam Pohon di Singhasari Malang
Rekomendasi
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved