Perekaman E-KTP Tak Maksimal, Mendagri Ancam Beri Sanksi Disdukcapil

Rabu, 25 November 2020 - 12:02 WIB
loading...
Perekaman E-KTP Tak...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan memberikan punishmen bagi Dukcapil yang tidak maksimal dalam melakukan perekaman data e-KTP. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Ditjen Dukcapil untuk menerjunkan tim ke daerah pilkada yang perekaman e-KTPnya kurang. Tito mengatakan tim kecil ini, kata Mendagri akan melihat seperti apa langkah-langkah yang dilakukan Dinas Dukcapil (Disdukcapil).

“Apakah mereka bergerak atau tidak. Tentu bagi Dinas Dukcapil yang benar-benar bekerja all out, Kemendagri akan memberikan reward. Sebaliknya juga bagi Dinas Dukcapil yang tidak bekerja akan diberikan punishment. Ini demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” katanya dikutip dari rilis Puspen Kemendagri, Rabu (25/11/2020). (Baca juga: Genjot Perekaman E-KTP, Mendagri Terjunkan Tim Kecil ke Daerah Pilkada)

Tito pun menjanjikan penghargaan bagi pemerintah daerah (Pemda) yang capaian perekaman 100%. Dia belum menyebut secara pasti apa yang akan dihadiahkan kepada daerah tersebut. Namun ada beberapa hadiah yang kemungkinan akan diberikan. “Saya akan memberikan penghargaan entah apapun penghargaanya itu nanti. Apakah dalam bentuk mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) atau surat keterangan atau surat piagam. Apresiasi bahkan juga akan berpengaruh dalam promosi jabatan rekan-rekan kepala dinas,” ungkapnya. (Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Jelang pilkada serentak, mantan Kapolri ini mendorong agar kepala Disdukcapil yang perekaman e-KTPnya kurang segera rekonsiliasi data pemilih bersama KPUD dan Bawaslu. “Rekonsiliasi data, berapa banyak yang belum melakukan perekaman. Di mana saja daerahnya, di mana saja kecamatan/kabupaten/desa yang belum melakukan perekaman. Segera laksanakan rapat untuk mendorong masyarakat melakukan perekaman e-KTP,” pungkasnya. Dita angga
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Prabowo Minta Kampus...
Prabowo Minta Kampus Bentuk Tim Bantu Pemda Selesaikan Masalah di Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved