Luluk Nur Hamidah Kritisi Komposisi Paket Bantuan Pangan Corona
Senin, 11 Mei 2020 - 15:01 WIB
loading...
Anggota Komisi IV DPR, Luluk Nur Hamidah. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sudah lumrah bagi masyarakat Indonesia menerima bantuan paket sembako berisi berbagai produk instan. Sebut saja mi instan, sarden dan susu kental manis adalah produk-produk yang kerap disertakan dalam bantuan sembako. Sekilas, bantuan ini terlihat meringankan masyarakat.
Namun bila diperhatikan, bantuan untuk masyarakat dengan komposisi makanan instan seperti ini belum tentu meringankan beban keluarga. Dalam bicang-bincang bersama TVMU pada, Jum'at (8/5/2020), Anggota Komisi IV DPR, Luluk Nur Hamidah mengingatkan, virus Corona (Covid 19) bukan hanya masalah kesehatan.
"Orang sakit butuh makan, orang sehat juga butuh makan. Artinya kebutuhan pangan tidak berkurang, tapi produksi mengalami gangguan," ujar Luluk. (Baca juga: Pemerintah Pusat Upayakan Tak Ada Pingpong Kasus Corona Antar Daerah)
Kondisi tersebut jelas akan berdampak terhadap kurangnya pasokan bahan pangan untuk keluarga. Dijelaskan Luluk, bila ditingkat keluarga sudah mengalami kelaparan, maka yang pertama akan terdampak adalah anak, mengingat anak-anak adalah anggota keluarga yang sangat rentan.
Oleh karena itu, penyertaan susu kental manis dan makanan instan lainnya di dalam bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 harus bisa digantikan dengan bahan pangan lain yang dapat memenuhi nilai gizi keluarga.
Namun bila diperhatikan, bantuan untuk masyarakat dengan komposisi makanan instan seperti ini belum tentu meringankan beban keluarga. Dalam bicang-bincang bersama TVMU pada, Jum'at (8/5/2020), Anggota Komisi IV DPR, Luluk Nur Hamidah mengingatkan, virus Corona (Covid 19) bukan hanya masalah kesehatan.
"Orang sakit butuh makan, orang sehat juga butuh makan. Artinya kebutuhan pangan tidak berkurang, tapi produksi mengalami gangguan," ujar Luluk. (Baca juga: Pemerintah Pusat Upayakan Tak Ada Pingpong Kasus Corona Antar Daerah)
Kondisi tersebut jelas akan berdampak terhadap kurangnya pasokan bahan pangan untuk keluarga. Dijelaskan Luluk, bila ditingkat keluarga sudah mengalami kelaparan, maka yang pertama akan terdampak adalah anak, mengingat anak-anak adalah anggota keluarga yang sangat rentan.
Oleh karena itu, penyertaan susu kental manis dan makanan instan lainnya di dalam bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 harus bisa digantikan dengan bahan pangan lain yang dapat memenuhi nilai gizi keluarga.
Lihat Juga :