Soal Habib Rizieq, JK Sebut Akibat Kekosongan Kepemimpinan

Minggu, 22 November 2020 - 19:07 WIB
loading...
Soal Habib Rizieq, JK...
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terus menjadi sorotan. Berbagai persoalan terkait dirinya, mulai dari dugaan pelanggaran protokol kesehatan hingga baliho bergambar dirinya yang terpampang di berbagai tempat di Ibu Kota menjadi polemik.

Bahkan personel TNI harus turun tangan untuk menurunkan balihonya. Banyak pihak berbicara tentang hal tersebut. Prokontra pun terjadi.

Situasi tersebut ternyata juga disoroti mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ."Kenapa masalah Habib Rizieq begitu hebat permasalahannya sehingga polisi, tentara harus turun tangan, sepertinya kita menghadapi goncang yang ada. Kenapa itu terjadi?" kata Jusuf Kalla saat berbicara dalam Webinar Kebangsaan: Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi Yang Sehat yang diposting di chanel Youtube PKS TV, Jumat 20 November 2020.

Pria yang biasa disapa JK ini menilai itu terjadi karena adanya kekosongan kepemimpinan, baik di DPR maupun partai politik. "Menurut saya, itu terjadi karena kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas," tandasnya.

Menurut dia, kekosongan kepemimpinan justru akan membuat orang mendukung pemimpin yang dianggap kharismatik atau berani memberikan suatu alternatif.

"Begitu ada pemimpin kharismatik atau berani memberikan alternatif, maka orang mendukung," tandas JK.(Baca juga: Soal TNI Copoti Baliho Habib Rizieq, KSP Bantah Atas Perintah Langsung Jokowi )

Adanya dukungan masyarakat terhadap Habib Rizieq juga menjadi indikator untuk memperbaiki demokrasi di Tanah Air. Kenapa ratusan ribu orang tidak mempercayai DPR, begitu juga dengan partai politik.

"Kenapa masyarakat memilih Habib Rizieq untuk menyuarakan dia punya aspirasi," ujarnya.

Tidak hanya kepada DPR sebagai perwakilan masyarakat, JK juga menegaskan eksistensi Habib Rizieq juga bisa menjadi evaluasi partai-partai berideologi Islam .

"Ini pertanyaan sangat penting untuk dievaluasi, khususnya PKS dan partai partai Islam. ada kekosongan sistem atau cara demokrasi, khususnya dalam ideologi keislaman, sehingga diisi oleh Habib Rizieq," tutur JK.

(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran...
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Semuanya Mendoakan Pak JK Sehat
Konten JK Dipotong,...
Konten JK Dipotong, Peneliti Soroti Bahaya Dekontekstualisasi di Medsos
Rismon Sianipar Minta...
Rismon Sianipar Minta Polisi Buru Pembuat Video AI Terkait Tudingan ke Jusuf Kalla
Jusuf Kalla Tegaskan...
Jusuf Kalla Tegaskan Klarifikasi atas Tuduhan Penistaan Agama
Rekomendasi
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved