KH Maimun Zubair Diabadikan Jadi Nama Ruangan di Kantor PPP
Senin, 02 November 2020 - 16:06 WIB
loading...
Peresmian Ruangan KH Maimun Zubair tersebut dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arsul Sani sebelum peluncuran Muktamar IX, Senin (2/11/2020). Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A
A
A
JAKARTA - Nama ulama kharismatik almarhum KH Maimun Zubair atau yang biasa disapa Mbah Moen diabadikan sebagai nama salah satu ruangan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Peresmian Ruangan KH Maimun Zubair tersebut dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arsul Sani sebelum peluncuran Muktamar IX, Senin (2/11/2020).
Arsul Sani mengatakan, nama Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah yang wafat di Mekkah, Arab Saudi pada 2019 silam itu didasari atas sejumlah alasan.
Pertama, almarhum adalah Ketua Majelis Syariah DPP PPP hingga beliau berpulang ke rahmatullah. "Pada diri Mbah Moen ada hal yang patut kita teladani. Beliau salah satu ulama yang istiqamah berada di PPP. Ketika masa Reformasi kemudian melahirkan banyak partai lain termasuk partai berbasis Islam, namun beliau tetap memilih istikamah sampai dengan akhir hayat beliau," tuturnya.(Baca juga: SBY Minta Macron Hentikan Kartun Nabi Muhammad SAW )
Selain itu, pengabdian nama Mbah Moen sebagai nama ruangan di Kantor DPP PPP juga untuk mengenang dan mengingatkan para kader dan pengurus DPP PPP tentang banyak kebaikan, nasihat dan pengajaran yang telah diteladankan Mbah Moen semasa hidupnya.
Peresmian Ruangan KH Maimun Zubair tersebut dilakukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arsul Sani sebelum peluncuran Muktamar IX, Senin (2/11/2020).
Arsul Sani mengatakan, nama Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah yang wafat di Mekkah, Arab Saudi pada 2019 silam itu didasari atas sejumlah alasan.
Pertama, almarhum adalah Ketua Majelis Syariah DPP PPP hingga beliau berpulang ke rahmatullah. "Pada diri Mbah Moen ada hal yang patut kita teladani. Beliau salah satu ulama yang istiqamah berada di PPP. Ketika masa Reformasi kemudian melahirkan banyak partai lain termasuk partai berbasis Islam, namun beliau tetap memilih istikamah sampai dengan akhir hayat beliau," tuturnya.(Baca juga: SBY Minta Macron Hentikan Kartun Nabi Muhammad SAW )
Selain itu, pengabdian nama Mbah Moen sebagai nama ruangan di Kantor DPP PPP juga untuk mengenang dan mengingatkan para kader dan pengurus DPP PPP tentang banyak kebaikan, nasihat dan pengajaran yang telah diteladankan Mbah Moen semasa hidupnya.
Lihat Juga :