Soal Presiden Prancis, Golkar Dukung Tarik Dubes RI di Paris
Minggu, 01 November 2020 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Ace berpendapat, seharusnya Emmanuel Macron lebih sensitif terhadap kondisi psikologis umat Islam. Terlebih, pernyataan Presiden Macron itu terkait dengan karikatur Nabi Muhammad SAW.
"Kita tahu bahwa kebebasan pers itu sangat dijunjung tinggi dalam negara demokrasi, apalagi di Prancis. Namun kebebasan pers itu juga ada batas-batas tertentu yang tidak perlu menyinggung hal yang sangat dihormati dalam ajaran Islam, yaitu menghormati Nabi Muhammad SAW," kata Ace yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Di sisi lain, dia juga mengecam tindakan main hakim sendiri atas nama agama dalam kasus pemenggalan pada seorang guru di Prancis yang memperagakan kartun Nabi Muhammad.
"Tindakan tersebut juga tidak boleh dilakukan dalam sebuah negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum," ungkapnya.
"Kita tahu bahwa kebebasan pers itu sangat dijunjung tinggi dalam negara demokrasi, apalagi di Prancis. Namun kebebasan pers itu juga ada batas-batas tertentu yang tidak perlu menyinggung hal yang sangat dihormati dalam ajaran Islam, yaitu menghormati Nabi Muhammad SAW," kata Ace yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Di sisi lain, dia juga mengecam tindakan main hakim sendiri atas nama agama dalam kasus pemenggalan pada seorang guru di Prancis yang memperagakan kartun Nabi Muhammad.
"Tindakan tersebut juga tidak boleh dilakukan dalam sebuah negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum," ungkapnya.
(maf)
Lihat Juga :