Nenek Jompo Terima Sembako dari Mensos
Jum'at, 08 Mei 2020 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Donasi yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Hasjrat Abadi Group Roy Tandaju ini, diserahkan kepada RSUD Persahatan, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, dan RSUD Cengkareng. Dalam kesempatan itu pula, atas kerja sama yang baik selama ini, Kemensos menerima piagam ucapan terima kasih dari RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet.
Selanjutnya Mensos menyatakan, langkah kedua korporasi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial dari dunia usaha. Dalam memerangi Covid-19 ini dibutuhkan solidaritas dari semua komponen bangsa, termasuk dari dunia usaha.
“Kerja sama dan sinergitas semua pihak tadi, diharapkan bisa segera mengatasi pandemi. Sehingga seperti dinyatakan Presiden, diharapkan pada bulan Juni nanti kita sudah bisa turun kurvanya,” kata Mensos.
Dan bulan berikutnya, kata Mensos, diharapkan kita memasuki tahap pemulihan, termasuk mudah-mudahan juga pemulihan ekonomi. “Kerja sama dan solidaritas mari terus kita perkuat. Pihak yang ingin meringankan beban masyarakat, bisa menyalurkan kepada warga terdampak secara langsung. Atau bisa melalui Kemensos. Kami memiliki semua data masyarakat yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Di samping itu, Mensos juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk turut mengawal penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran. “Dengan semangat kekeluargaan, mari kita tingkatkan kepedulian terhadap tetangga dan masyarakat sekitar agar bersama-sama sehat dan kuat menghadapi situasi ini,” kata Mensos.
Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar menyatakan, Nestlé Indonesia memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat Indonesia mengatasi pandemi. Bantuan ini akan ditujukan kepada tenaga kesehatan sebagai garda depan upaya mengatasi pandemi, dan kepada kelompok rentan.
Direksi PT Hasjrat Abadi Group Roy Tandaju menyatakan, donasi merupakan bentuk keperdulian perseroan terhadap kondisi nyata yang dialami masyarakat, termasuk di dalamnya bentuk dukungan terhadap tenaga kesehatan sebagai garda depan dan masyarakat umum yang terdampak pandemi.
Selanjutnya Mensos menyatakan, langkah kedua korporasi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial dari dunia usaha. Dalam memerangi Covid-19 ini dibutuhkan solidaritas dari semua komponen bangsa, termasuk dari dunia usaha.
“Kerja sama dan sinergitas semua pihak tadi, diharapkan bisa segera mengatasi pandemi. Sehingga seperti dinyatakan Presiden, diharapkan pada bulan Juni nanti kita sudah bisa turun kurvanya,” kata Mensos.
Dan bulan berikutnya, kata Mensos, diharapkan kita memasuki tahap pemulihan, termasuk mudah-mudahan juga pemulihan ekonomi. “Kerja sama dan solidaritas mari terus kita perkuat. Pihak yang ingin meringankan beban masyarakat, bisa menyalurkan kepada warga terdampak secara langsung. Atau bisa melalui Kemensos. Kami memiliki semua data masyarakat yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Di samping itu, Mensos juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk turut mengawal penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran. “Dengan semangat kekeluargaan, mari kita tingkatkan kepedulian terhadap tetangga dan masyarakat sekitar agar bersama-sama sehat dan kuat menghadapi situasi ini,” kata Mensos.
Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar menyatakan, Nestlé Indonesia memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat Indonesia mengatasi pandemi. Bantuan ini akan ditujukan kepada tenaga kesehatan sebagai garda depan upaya mengatasi pandemi, dan kepada kelompok rentan.
Direksi PT Hasjrat Abadi Group Roy Tandaju menyatakan, donasi merupakan bentuk keperdulian perseroan terhadap kondisi nyata yang dialami masyarakat, termasuk di dalamnya bentuk dukungan terhadap tenaga kesehatan sebagai garda depan dan masyarakat umum yang terdampak pandemi.
(atk)