Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, IPR: Banyak Kebijakan Tak Berpihak Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:18 WIB
loading...
Satu Tahun Jokowi-Maruf,...
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menganggap, satu tahun pemerintahan Jokowi-Maruf Amin masih banyak minusnya, dari pada plusnya. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menganggap, satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin masih banyak minusnya, dari pada plusnya. Ia melihat masih banyak kebijakan yang tak berpihak pada rakyat.

"Seperti revisi UU KPK, Revisi UU KPK, UU Corona No 2/2020, kenaikan iuran BPJS, dan terakhir disahkannya UU Cipta Kerja," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Selasa (20/10/2020).

Dia mengungkapkan, minus pertama, di bidang penegakkan hukum. Dengan dilumpuhkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan merevisi UU KPK, maka penegakkan hukum makin 'compang camping' dan cenderung tidak jelas. Hukum akhirnya bisa dikendalikan oleh eksekutif dan legislatif. (Baca juga: Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf: Orang Kaya Terus Menabung, Artinya? )

Menurutnya, pasca revisi UU KPK, lembaga itu terkesan tak garang lagi. Faktanya tak ada ketua anggota DPR yang ditangkap, tak ada Ketua Umum dan Sekjen partai yang ditangkap serta tak ada menteri yang ditangkap. "Artinya revisi UU KPK tersebut dilakukan untuk mengamankan kasus-kasus mereka. Kalau KPK-nya tak dilumpuhkan, maka mereka bisa masuk penjara," ujarnya.

Kedua, lanjut dia, tentang demokrasi. Demokrasi saat ini hanya ada di atas kertas. Hanya ada dalam teori. Demokrasi hanya untuk elit, bukan untuk rakyat. Masyarakat kecil yang kritis banyak ditangkap. Tokoh-tokoh yang kritis juga banyak yang dilaporkan dan ditangkap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
Makin Banyak Pejabat...
Makin Banyak Pejabat AS Yakin Israel Tak akan Bisa Hancurkan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved