Politikus PAN Imbau Demonstran Hindari Penyusup

Selasa, 13 Oktober 2020 - 12:52 WIB
loading...
Politikus PAN Imbau...
Politikus PAN Guspardi Gaus mengingatkan masyarakat yang akan menggelar demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di Jakarta hari ini untuk mewaspadai penyusup. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus mengingatkan masyarakat yang akan menggelar demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di Jakarta hari ini untuk mewaspadai penyusup. Adapun yang bakal menggelar demonstrasi hari ini di Jakarta adalah Ormas Islam seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Presidium Alumni (PA) 212, dan Front Pembela Islam (FPI).

Guspardi Gaus mengatakan bahwa menyampaikan pendapat maupun aspirasi atau demonstrasi dijamin undang-undang. Sehingga, dia berharap demonstrasi hari ini di Jakarta bisa dilakukan secara elegan.

"Jangan menimbulkan kerusuhan, dan jangan anarkis, jangan melakukan kerusakan-kerusakan," kata Guspardi Gaus kepada SINDOnews, Selasa (13/10/2020).

(Baca juga: Kapolda Metro Jaya Bagikan Rompi Khusus Jurnalis untuk Meliput Aksi Unjuk Rasa ).

Sebab, kata dia, masyarakat sendiri yang bakal rugi jika demonstrasi berujung anarkis dan mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum. "Kalau ada kerusakan kan tentu harus diperbaiki, diperbaiki tentu dari anggaran, nah tentu pemanfaatan anggaran untuk kepentingan masyarakat tentu teralih untuk itu," ujar anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Sumatera Barat II ini.

Sehingga, dia meminta agar fasilitas umum dijaga bersama. "Jangan sampai ada orang yang menumpang, atau ada provokator yang terlibat di dalam sengaja untuk mengacaukan, karena dia ingin mendapatkan sesuatu dari demo ini," ungkapnya.

(Baca juga: Jalan Menuju Istana Negara Ditutup, Berikut Modifikasi Rute Transjakarta ).

Maka itu, menurut dia, para peserta demonstrasi perlu mengenali satu sama lain. "Jangan sampai ada yang menyusup, kalau seandainya ada melakukan itu langsung lapor polisi, yang dicurigai bukan bagian dari tokoh yang melakukan demo itu, supaya tidak ditunggangi," imbuhnya.

Selain itu, dia juga meminta aparat keamanan tidak bertindak represif kepada para peserta demonstrasi. "Jangan melakukan tindakan yang melanggar hak asasi manusia, ini kan adalah masyarakat kita, jangan diperlakukan dia sebagai penjahat, jangan menganggap dia sebagai teroris," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Viva Yoga Anggap Omongan...
Viva Yoga Anggap Omongan Saiful Mujani seperti Buih di Lautan
PAN Dukung Langkah Prabowo...
PAN Dukung Langkah Prabowo Lakukan Penghematan Imbas Perang Timur Tengah
Terjaring OTT KPK, Bupati...
Terjaring OTT KPK, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Dipecat PAN
Ramadan 2026, PAN Gelar...
Ramadan 2026, PAN Gelar Mudik Gratis, Operasi Pasar, hingga Beri THR Online
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Kunjungi Tiga Kabupaten...
Kunjungi Tiga Kabupaten di Jabar, Anggota DPR Verrell Cek Fasilitas Pendidikan
Demonstrasi di DPR,...
Demonstrasi di DPR, Massa Minta Indonesia Keluar dari BoP
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Berita Terkini
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved