Epidemiolog UI Memprediksi Vaksinasi Baru Selesai Akhir 2021
Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Dalam keadaan normal, proses penelitian sebuah vaksin bisa membutuhkan 5 tahun. Untuk pandemi Covid-19, WHO pernah mengungkapkan membutuhkan waktu 18 bulan untuk membuat vaksin.
(Baca: Tersedia November 2020, Ini Tiga Produsen Pemasok Vaksin COVID-19 ke Indonesia)
Beberapa vaksin, seperti Sinovac, Sinopharm, Cansino, dan AstraZeneca, saat ini sedang melakukan uji klinis tahap III. Tri Yunis melihat rata-rata efikasi dari calon vaksin itu mencapai 90 persen.
Maka, penduduk Indonesia yang harus divaksin sekitar 87-90 persen dari jumlah total. Dengan jumlah itu, akan terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta, produksi bertahap, dan berebut dengan negara lain, diperkirakan butuh waktu satu tahun untuk memvaksin seluruh masyarakat Indonesia. “(Pandemi) menurun pada akhir Desember 2021,” pungkasnya.
(Baca: Tersedia November 2020, Ini Tiga Produsen Pemasok Vaksin COVID-19 ke Indonesia)
Beberapa vaksin, seperti Sinovac, Sinopharm, Cansino, dan AstraZeneca, saat ini sedang melakukan uji klinis tahap III. Tri Yunis melihat rata-rata efikasi dari calon vaksin itu mencapai 90 persen.
Maka, penduduk Indonesia yang harus divaksin sekitar 87-90 persen dari jumlah total. Dengan jumlah itu, akan terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta, produksi bertahap, dan berebut dengan negara lain, diperkirakan butuh waktu satu tahun untuk memvaksin seluruh masyarakat Indonesia. “(Pandemi) menurun pada akhir Desember 2021,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :