Musim Umrah Dimulai, Reputasi Penanganan Covid-19 Pemerintah Indonesia Diuji

Jum'at, 25 September 2020 - 08:00 WIB
loading...
Musim Umrah Dimulai,...
Pemerintah Arab Saudi akhirnya merilis secara resmi rencana pelaksanaan ibadah umrah dimulai awal Oktober 2020 dengan cara bertahap dan menggunakan protokol kesehatan. Foto/Seenews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi akhirnya merilis secara resmi rencana pelaksanaan ibadah umrah dimulai awal Oktober 2020 dengan cara bertahap dan terbatas yang diikuti khusus untuk calon jemaah domestik dan juga warga negara asing (ekspatriat) yang telah berada di negara tersebut dengan menggunakan protokol kesehatan dan pengawasan yang sangat ketat agar tidak menjadi kluster penyebaran virus Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj.

"Langkah ini tampaknya tidak lepas dari keberhasilan negara kaya minyak ini yang berhasil menyelenggarakan haji terbatas tanpa kasus Covid-19," kata Mustolih kepada SINDOnews, Jumat (25/9/2020). (Baca juga: Evaluasi Haji, Arab Saudi Buka Peluang Gelar Umrah Lagi )

Menurut Mustolih, nantinya manakala tahapan umrah tersebut berjalan lancar, maka langkah berikutnya penyelenggaraan ibadah umrah akan dibuka untuk negara-negara luar. Tentu pertanyaan yang segera akan muncul adalah bagaimana dengan nasib jemaah umrah asal Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia? Apakah akan dapat izin pemerintah Saudi?

Mustolih melihat, Arab Saudi sebagai tuan rumah akan sangat selektif dan tidak akan sembarangan memberi izin kepada negara mana saja yang akan dibolehkan memasuki negara tersebut, karena akan menimbulkan risiko dan ancaman besar bagi kesehatan warganya. "Negara-negara yang memiliki kasus Covid-19 masih tinggi tentu warganya akan sulit lolos mendapat izin umrah," ujarnya.

Disinilah, kata Mustolih, penanganan Covid-19 di Indonesia secara objektif akan diuji dan dipertaruhkan di hadapan negara lain. Sebab sampai saat ini pandemi Covid-19 di tanah air masih belum kunjung turun, trennya dari hari ke hari terus menerus naik meskipun kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) masih terus diterapkan.

Dikhawatirkan dengan situasi semacam ini, bila nanti sampai bulan November tidak ada penurunan kasus Covid-19 Indonesia akan dimasukkan dalam daftar negara yang tidak diperbolehkan memasuki atau mengirimkan jemaah umrah. "Sebagaimana saat ini ada banyak negara menolak kedatanganan WNI ke negara-negara tersebut," jelasnya. (Baca juga: Sindonews Update 24 Sep 2020-Umrah Dibuka Prioritas yang Tertunda )

Lebih lanjutDosen Hukum Bisnis Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta inimengatakan, kondisi itu tentu saja tidak diinginkan semua pihak. Terlebih, ada 34 ribu calon jemaah umrah asal Indonesia yang harus diprioritaskan, karena sebelumnya gagal berangkat pada medio Pembruari- Mei lalu di masa awal pendemi Covid-19 menghantam negara-negara di seluruh dunia.

Karenanya pulik berharap Satuan Tugas Covid 19, pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsaharus bekerja keras dan disiplin menerapkan protokol kesehatan agar pendemi ini cepat berlalu. "Sehingga calon jemaah umrah yang ingin beribadah dan berkunjung ke rumah Allah (baitullah) diberikan izin masuk ke tanah suci dan bisa berjalan sesuai harapan," kata dia.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petugas Haji Daerah...
Petugas Haji Daerah Ditiadakan di RUU Haji dan Umrah
Dukung Kampung Haji...
Dukung Kampung Haji di Arab Saudi, GP Ansor: Jejak Spiritual bagi Generasi Muda
BP Haji Jadi Kementerian?...
BP Haji Jadi Kementerian? Mensesneg: DIM RUU Haji Sudah Diserahkan ke DPR
RUU Haji dan Umrah Didorong...
RUU Haji dan Umrah Didorong Fleksibel dan Tidak Indonesiasentris
RUU Haji dan Umrah Jangan...
RUU Haji dan Umrah Jangan Abaikan Ekosistem Ekonomi Umat
Serahkan DIM ke Presiden...
Serahkan DIM ke Presiden PKS, 13 Asosiasi Tolak Legalisasi Umrah Mandiri
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
3 Pemain Indonesia Berpeluang...
3 Pemain Indonesia Berpeluang Raih Sepatu Emas di Piala AFF U-19 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved