306 Ribu Pendamping Desa Milik 12 K/L Belum Bersinergi dengan Pendamping Dana Desa

Kamis, 24 September 2020 - 15:30 WIB
loading...
306 Ribu Pendamping...
Menko PMK, Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar adanya integrasi program desa di kementerian/lembaga (K/L). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta agar adanya integrasi program desa di kementerian/lembaga (K/L). Dia mengatakan banyak dana yang dianggarkan di K/L muaranya ke desa.

“Presiden menekankan pentingnya integrasi dari berbagai macam dana yang berasal dari Kementerian dan lembaga/lembaga yang jumlahnya sangat banyak, yang semua sebetulnya bermuara ke desa,” ujarnya seusai rapat terbatas, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: 125 Kepala Kampung di Puncak Jaya Desak Penanganan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa)

“Sehingga beliau mengimbau supaya tidak berjalan sendiri-sendiri tetapi terintegrasi satu sama lain. Sehingga akan bs memperkuat daya ungkit ekonomi di pedesaan,” sambungnya.

Dia mengatakan salah satu hal yang belum terintegrasi adalah pendamping ataupun penyuluh. Dia menyebut selain di Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, 12 K/L lainnya juga memiliki penyuluh yang jumlahnya mencapai ratusan ribu.

“Salah satunya misalnya yang perlu saya kutip adalah belum integrasinya tenaga-tenaga pendamping dan penyuluh yang berasal dari kurang lebih 12 Kementerian/Lembaga yang belum bersinergi secara optimal di desa. Berdasarkan catatan kami, jumlah tenaga pendamping dan penyuluh yang sekarang berada di desa yang berasal dari 12 kementerian/lembaga 306.267,” jelasnya.

Sementara dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi memiliki tenaga pendamping 36.384 orang. Dia mengatakan jumlah tersebut dinilai kurang karena jumlah desa mencapai 74 ribu desa.

“Kalau dikaitkan dengan desa sebetulnya jumlahnya masih kurang. Karena jumlah desa itu 74.953 desa. Dengan asumsi 1 desa 1 pendamping jumlahnya masih kurang,” paparnya. (Baca juga: BLT Dana Desa Tak Terserap Maksimal, Satgas PEN: Sisanya untuk Program Ekonomi Desa)

“Tetapi seandainya tenaga-tenaga pendamping yang jumlahnya 306 ribu itu disinergikan maka sebetulnya kekurangan seperti ini ini bisa ditutupi. Dan bahkan bisa saling menutupi,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Komisi VII DPR Usul...
Komisi VII DPR Usul 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
BRI Resmikan Kick-Off...
BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026 untuk Dorong Transformasi Desa 5.0
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved