Waka BPIP: Camat Melindungi Negara dan Menjaga Kedaulatan Ekonomi

Kamis, 24 September 2020 - 13:33 WIB
loading...
Waka BPIP: Camat Melindungi...
Camat di daerah perbatasan berperan dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila secara riil di masyarakat. Melindungi negara secara teritorial dan menjaga kedaulatan ekonomi.
A A A
BATAM - Para camat di daerah perbatasan berperan penting dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila secara riil di masyarakat. Bukan hanya melindungi negara secara teritorial, juga menjaga kedaulatan ekonomi.

Pandangan tersebut disampaikan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Hariyono sebelum mengisi pembekalan dalam forum dialog 'Mendukung Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19, Serta Sukses Pilkada' di Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/9/2020).

Acara tersebut bagian dari pertemuan Koordinasi Peningkatan Aparatur Pemerintahan Kecamatan Perbatasan Tahun 2020 Regional I yang digelar oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Hariyono mengatakan, dirinya hadir sebagai tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPIP dan BNPP yang dinaungi Kementerian Dalam Negeri. "Kita diminta oleh teman-teman Kemendagri untuk menegaskan peran camat. Sebagai kepala pemerintahan umum di wilayah kecamatan, yang juga bertugas mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Camat sebagai penguasa wilayah, bertanggung jawab menjaga Pancasila, NKRI, Kebhinekaan. Camat pun berperan mengantisipasi potensi radikalisme," ujar Hariyono.

Ahli sejarah ini mengamini anggapan bahwa selama ini daerah perbatasan relatif terabaikan. Implikasinya, dibanding-bandingkan dengan daerah negara tetangga hingga infiltrasi budaya dan ideologi masyarakat.

"Problemnya ada kedaulatan wilayah dan ekonomi atau tidak? Camat dengan bantuan pemerintah diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi, mensejahterakan. Tanpa ada kedaulatan ekonomi, masyarakat lebih mudah bangga dengan negara tetangga," tutur Hariyono.

Guru Besar Universitas Negeri Malang ini merasa baru di era pemerintahan Jokowi, daerah perbatasan mulai diseriusi. Mulai pembenahan infrastruktur hingga pendidikan. "Potensi alam di daerah perbatasan sangat kaya, tapi belum optimal diolah dengan sentuhan teknologi. Disini peran SDM, bagian dari aktualisasi Pancasila. Para camat bisa mengajak perguruan tinggi untuk bersinergi, melakukan riset, dan inovasi," beber Hariyono.

Konon para camat di daerah perbatasan sering bersedih hati karena kurang 'basah' dan diperhatikan. Hal itu terjadi karena budaya materialistik. "Kita ngomong Pancasila, tapi yang dipamerkan kendaraan dinas, pengawalan, segala macam. Patut dipertimbangkan lagi konsep di orde baru yakni Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat). Para pejabat itu sukses secara ekonomi atau bermanfaat bagi bangsa?" terang Hariyono.

Perihal pandemi Covid-19 dan resesi, Hariyono merasa para camat berperan dalam menstimulasi ekonomi mandiri. "Sudah banyak, BPIP mendampingi ragam komunitas. Contohnya, memanfaatkan halaman dan tembok untuk menanam sayuran. Ada istilah di salah satu kampung namanya Cetar (Cinta Menanam di Latar)," bilang penulis buku ini.

Jika suatu kecamatan atau kampung bisa produktif, lanjut Hariyono, maka warganya bisa jarang sakit. Harus jaga jarak fisik, bukan jaga jarak sosial. "Kepedulian sosial harus makin meningkat di era pandemi ini. Saling membantu dan berbagi," tandasnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Jazuli: RUU BPIP Momentum...
Jazuli: RUU BPIP Momentum Revitalisasi Pancasila di Tengah Turbulensi Dunia
Tok! RUU BPIP Disahkan...
Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR
Megawati: Saya Perlu...
Megawati: Saya Perlu Pejuang Muda untuk Mempertahankan Republik Indonesia
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Kunjungi PLBN Sota,...
Kunjungi PLBN Sota, BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Papua
Kunjungi Papua, Kepala...
Kunjungi Papua, Kepala BPIP: Hadirkan Pancasila dengan Pendekatan Afektif-Partisipatif
Rekomendasi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved