Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:23 WIB
loading...
Kiai Said Aqil Anggap...
Said Aqil Siroj. Foto: Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Konstelasi pemikiran menjelang Muktamar ke-35 NU kian hangat, bukan sekadar oleh riuh suksesi kepemimpinan, melainkan oleh kembalinya perdebatan tentang arah dan ruh organisasi. Di tengah momentum krusial ini, peluncuran kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa karya Wakil Ketua Umum PBNU K.H. Zulfa Mustofa pada Jumat (10/7/2026) malam menjadi titik balik penting yang menegaskan ke mana jangkar masa depan NU harus dilabuhkan.

Apresiasi datang dari Mustasyar PBNU, Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj. "Saya menyampaikan apresiasi kepada Dr. K.H. Zulfa Mustofa yang telah ikut aktif menghidupkan tradisi literasi di dunia pesantren," tulis Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj dalam sambutan yang dibacakan oleh Kiai Mujib dikutip Sabtu (11/7/2026).

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran karya terbaru Kiai Zulfa ini adalah sebuah ikhtiar menghidupkan kembali ruh dan semangat keilmuan khas pesantren. "Melalui kitab ini, Dr. K.H. Zulfa Mustofa telah menghidupkan kembali semangat keilmuan pesantren yang mendalam, bersanad, dan membumi. Apalagi di tengah derasnya informasi teknologi yang serba digital dan dangkal," tulis Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj dalam sambutan yang dibacakan oleh Kiai Mujib.

Baca juga: Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU



Lebih jauh ia menilai, karya Kiai Zulfa menjadi pengingat bahwa Nahdlatul Ulama tidak boleh terjebak urusan administratif organisasi semata. "Di sisi lain, karya yang ditulis oleh Dr. K.H. Zulfa Mustofa di tengah kesibukannya sebagai wakil ketua umum PBNU ini sebenarnya menyadarkan kita bahwa Nahdlatul Ulama itu bukan hanya sekedar urusan administratif keorganisasian, tetapi juga tentang khazanah keilmuan," tegas Kiai Said dalam tulisan tersebut.

Pesan tersebut menyiratkan pandangannya terhadap sosok pemimpin yang dirindukan para Nahdliyin. Yakni sosok yang mandiri secara keilmuan, memiliki kepekaan terhadap keragaman fiqih akar rumput, sekaligus cakap menavigasi organisasi modern.

Kiai Mujib Qulyubi: Kiai Zulfa adalah Produk Unggulan Dalam Negeri yang Utuh

Usai membacakan amanat tertulis dari Kiai Said, K.H. Mujib Qulyubi selaku perwakilan masyaikh senior memberikan kesaksian dan pandangan pribadinya di hadapan jamaah yang hadir. Ia secara khusus membedah keistimewaan luar biasa dari sosok Kiai Zulfa serta orisinalitas metodologi keilmuan pesantren yang dibawanya.

"Kalau kita lihat ke belakang bahwa para kiai kita, para masyaikh kita yang sudah menuliskan tinta emas kitab-kitabnya itu rata-rata pernah mengenyam pendidikan di Makkah atau Madinah atau di tanah suci. Tetapi lain dengan satu orang ini yang di depan kita, Kiai Zulfa Mustofa itu jangankan di Arab Saudi, di Malaysia pun enggak pernah belajar di sana. Dia itu asli Kajen, Pati, produk dalam negeri. Nah, ini keunggulan beliau," papar Kiai Mujib.

Terakhir, ia mendoakan agar Kiai Zulfa termasuk ke dalam orang-orang saleh dan bermanfaat bagi semua, serta diberi takdir terbaik.

Acara ini dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), serta perwakilan pengurus PWNU hingga PCNU dari berbagai daerah. Kitab yang dibedah merupakan masterpiece terbaru dari K.H. Zulfa Mustofa yang menghimpun empat karya berbahasa Arab, mencakup metodologi Bahtsul Masail, ushul fikih, fatwa kontemporer, hingga biografi sejarah intelektual ulama besar Nusantara, Syekh Nawawi al-Bantani.

Sebelum resmi diluncurkan di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa Jakarta, gelombang resonansi keilmuan kitab ini telah dimulai melalui acara bedah kitab perdana yang sukses dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan, Jombang, Jawa Timur, pada 19 Juni 2026 yang lalu.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Ponpes Tambakberas Jadi...
Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Ma’shum Faqih: Panggilan Para Muassis NU
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Rekomendasi
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Momen Seru Meet n Greet...
Momen Seru Meet n Greet KIKO di FOMBEX (Forever Mom & Baby Expo) ICE BSD
Berita Terkini
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Cerita Rudi Margono...
Cerita Rudi Margono Ditunjuk Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved