Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:08 WIB
loading...
Libatkan Mahasiswa saat...
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengajak mahasiswa dalam kunjungan kerja (kunker) ke Ende, Gorontalo, dan Papua. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Langkah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak mahasiswa dalam kunjungan kerja (kunker) ke Ende, Gorontalo, dan Papua mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Keterlibatan mahasiswa dinilai menjadi upaya positif untuk memperkuat ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda sekaligus menghadirkan penilaian yang lebih objektif terhadap berbagai program pembangunan.

Pengamat politik dari Universitas Tanjungpura (Untan) Kalimantan Barat Erdi menilai mahasiswa merupakan kelompok yang relatif netral dalam memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah. Karena itu, melibatkan mahasiswa dalam kunjungan kerja dinilai sebagai langkah yang tepat.

"Apa yang dilakukan Pak Wapres ini sangat tepat. Karena pihak yang sangat netral dalam berpendapat, berbicara, dan menilai kinerja adalah mahasiswa. Mereka inilah kelompok-kelompok terpelajar yang memang sudah seharusnya terlibat atau dilibatkan dalam pengambilan keputusan," kata Erdi, Sabtu (20/6/2026).

Baca juga: Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua

Menurut Erdi, selama ini mahasiswa kerap mencari ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Karena itu, keterbukaan Wapres menerima mahasiswa dan mengajak mereka berdialog menjadi sinyal positif bagi penguatan partisipasi publik dalam proses pembangunan. Langkah ini sekaligus mematahkan narasi bahwa Wapres Gibran “alergi” terhadap mahasiswa dan diskusi intelektual lainnya.

"Ketika Mas Wapres mau menerima mahasiswa, ini merupakan sebuah langkah berani dan mungkin belum pernah terjadi di negara ini. Mahasiswa berada di tengah hiruk-pikuk demonstrasi, kemudian Mas Wapres mampu menerima orang-orang yang memiliki semangat tersebut untuk berbicara, diajak berdialog, dan diserap aspirasinya. Saya pikir ini preseden yang bagus dan bisa menjadi sesuatu yang baik ke depan," ujarnya.

Lihat video: GIBRAN AJAK MAHASISWA! Kunker Lihat Langsung Program Makan Bergizi Gratis


Wakil Dekan III FISIP Untan yang membidangi Kemahasiswaan dan Alumni menambahkan, pelibatan mahasiswa juga membuat aspirasi kelompok muda dapat tersampaikan langsung kepada pengambil kebijakan. Dengan demikian, berbagai kritik maupun masukan tidak berhenti pada aksi demonstrasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.

"Ketika mahasiswa diberikan saluran dan peran, ini menjadi sebuah langkah maju. Artinya, aspirasi mahasiswa sudah langsung sampai kepada pengambil kebijakan. Kita berharap apa yang menjadi aspirasi mahasiswa dapat diwujudkan oleh Mas Wapres dalam bentuk program atau aksi nyata ke depan," tutur Erdi.

Senada, pakar kebijakan publik sekaligus dosen FISIP Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono, menilai pelibatan mahasiswa dalam kunjungan kerja dapat membantu mengurangi kesenjangan informasi yang selama ini berkembang di masyarakat, khususnya terkait berbagai kebijakan pembangunan pemerintah.

"Untuk mengatasi kesenjangan informasi, metode seperti ini bisa menjadi solusi agar mahasiswa juga mendapat informasi dari sisi upaya pemerintah dalam kebijakan pengelolaan lahan di Papua," kata Kristian.

Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan melihat langsung kondisi di lapangan agar dapat memperoleh informasi yang lebih utuh dan berimbang. Dengan begitu, penilaian yang diberikan dapat didasarkan pada pengalaman langsung serta berbagai sumber informasi yang tersedia.

"Saya rasa ini adalah upaya pemerintah untuk membuat mahasiswa bisa membandingkan antara informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dengan informasi versi pemerintah. Artinya, pemerintah mengupayakan ada proses keterbukaan dalam hal ini," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, salah satu hal yang disuarakan sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas adalah pemberhentian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai pembantu Presiden RI, Wapres Gibran pun memastikan, pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola program-program pemerintah, seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Oleh karena itu Wapres Gibran mengajak lima perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mendampingi kunjungan kerja ke Ende, Gorontalo, dan Papua. Adapun kelima mahasiswa itu adalah Keletus Sakaro dari Universitas Sanata Dharma dan Daffa Ulhaq dari Universitas Indonesia (UI). Kemudian Nolan Christoper Adam dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Rapid Bena Matin dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dan Salsabila Maulida dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Rekomendasi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Berita Terkini
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Infografis
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa...
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa Bakar Stasiun TV dan 32 Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved