Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Senin, 15 Juni 2026 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
"Pertemuan akan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang serta isu yang menjadi perhatian bersama," ujarnya.
Sebelumnya, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste juga telah menginformasikan pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier. "Pesan utama dari kunjungan ini jelas. Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia."
Beste mengatakan bahwa Jerman memiliki kekuatan ekonomi terbesar ketiga di dunia, sistem hukum yang terpercaya, investasi dalam infrastruktur, energi bersih, digitalisasi, dan pertahanan.
Lihat video: JERMAN TURUN GUNUNG! Kirim Militer Amankan Hormuz & Desak Iran Buka Blokade!
"Kami berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang yang siap menghadapi tantangan masa depan. Kunjungan Presiden Federal Jerman ke Indonesia menegaskan pentingnya kemitraan strategis," katanya.
Beste menjelaskan bahwa Jerman dan Indonesia memiliki hubungan yang sudah lama terjalin dan sangat kuat. "Presiden akan datang untuk kunjungan selama satu hari. Ini bukan kunjungan pertamanya ke Indonesia, melainkan yang kedua sebagai Presiden."
Sebelumnya, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste juga telah menginformasikan pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier. "Pesan utama dari kunjungan ini jelas. Jerman adalah mitra yang kuat dan dapat diandalkan bagi Indonesia."
Beste mengatakan bahwa Jerman memiliki kekuatan ekonomi terbesar ketiga di dunia, sistem hukum yang terpercaya, investasi dalam infrastruktur, energi bersih, digitalisasi, dan pertahanan.
Lihat video: JERMAN TURUN GUNUNG! Kirim Militer Amankan Hormuz & Desak Iran Buka Blokade!
"Kami berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang yang siap menghadapi tantangan masa depan. Kunjungan Presiden Federal Jerman ke Indonesia menegaskan pentingnya kemitraan strategis," katanya.
Beste menjelaskan bahwa Jerman dan Indonesia memiliki hubungan yang sudah lama terjalin dan sangat kuat. "Presiden akan datang untuk kunjungan selama satu hari. Ini bukan kunjungan pertamanya ke Indonesia, melainkan yang kedua sebagai Presiden."
Lihat Juga :