Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Rabu, 10 Juni 2026 - 19:03 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan saat menghadiri Munas XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Foto: Biro Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Dalam sambutannya, Prabowo berseloroh bahwa para pengusaha Indonesia memiliki banyak dosa.
“Saudara-saudara saya mengajak sekarang ya karena ini HIPMI, HIPMI pengusaha, pengusaha, tunggu dulu. Pengusaha Indonesia banyak dosanya. Betul? Lo nggak bisa bohong sama gue, gue udah ngerti lo,” ujarnya.
Baca juga: Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Prabowo mengaku telah mengenal banyak tokoh HIPMI sejak lama. Dia bahkan menyebut sejumlah nama senior organisasi tersebut yang telah dikenalnya sejak masih muda.
“Itu tokoh-tokoh HIPMI ini gue kenal dari kecil. Bambang Wiyogo gue kenal waktu dia masih punya rambut. Ini semua satu-satu gue kenal semua itu. Cicip (Sharif Cicip Sutardjo), wah ini semua gue kenal semua itu. Bang Latief (Abdul Latief) gue kenal juga,” katanya.
Meski berkelakar soal dosa para pengusaha, Prabowo mengajak seluruh pelaku usaha menatap masa depan dan mematuhi aturan hukum yang berlaku. “Saudara-saudara, tapi sudahlah ya nggak apa-apa. Dosa kita tutup. Kita bangkit ke depan. Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum,” ujarnya.
Prabowo menilai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan membuat berbagai bentuk pelanggaran semakin mudah terdeteksi.
“Saudara-saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi. Sekarang ada AI, ada kecerdasan buatan. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit,” ucapnya.
Dia mengajak para pengusaha memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang dimiliki demi mendorong kemajuan bangsa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jadi saudara-saudara mari kita raih masa depan yang baik. Kita kuasai dan kendalikan semua untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Kita percaya bisa membangun Indonesia yang hebat,” kata mantan Menteri Pertahanan itu.
“Saudara-saudara saya mengajak sekarang ya karena ini HIPMI, HIPMI pengusaha, pengusaha, tunggu dulu. Pengusaha Indonesia banyak dosanya. Betul? Lo nggak bisa bohong sama gue, gue udah ngerti lo,” ujarnya.
Baca juga: Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Prabowo mengaku telah mengenal banyak tokoh HIPMI sejak lama. Dia bahkan menyebut sejumlah nama senior organisasi tersebut yang telah dikenalnya sejak masih muda.
“Itu tokoh-tokoh HIPMI ini gue kenal dari kecil. Bambang Wiyogo gue kenal waktu dia masih punya rambut. Ini semua satu-satu gue kenal semua itu. Cicip (Sharif Cicip Sutardjo), wah ini semua gue kenal semua itu. Bang Latief (Abdul Latief) gue kenal juga,” katanya.
Meski berkelakar soal dosa para pengusaha, Prabowo mengajak seluruh pelaku usaha menatap masa depan dan mematuhi aturan hukum yang berlaku. “Saudara-saudara, tapi sudahlah ya nggak apa-apa. Dosa kita tutup. Kita bangkit ke depan. Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum,” ujarnya.
Prabowo menilai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan membuat berbagai bentuk pelanggaran semakin mudah terdeteksi.
“Saudara-saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi. Sekarang ada AI, ada kecerdasan buatan. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit,” ucapnya.
Dia mengajak para pengusaha memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang dimiliki demi mendorong kemajuan bangsa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jadi saudara-saudara mari kita raih masa depan yang baik. Kita kuasai dan kendalikan semua untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Kita percaya bisa membangun Indonesia yang hebat,” kata mantan Menteri Pertahanan itu.
(jon)
Lihat Juga :