Jelang Muktamar ke-35 NU, Pengasuh Ponpes Daarul Falahiyah Ungkap 3 Pesan Mbah Bisri
Kamis, 16 April 2026 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Adapun tiga pesan yang dimaksud adalah pertama, warga NU diingatkan agar tidak menjadikan NU sebagai ladang mencari keuntungan pribadi. Kedua, jangan meninggalkan atau membenci NU karena hal itu justru akan membawa dampak buruk. Ketiga, warga nahdliyin didorong untuk membesarkan NU dan aktif dalam program-programnya agar mendapatkan keberkahan hidup.
“Jika tiga prinsip tersebut dipegang teguh, maka arah organisasi akan kembali pada khittah perjuangan yang lurus dan berkelanjutan,” katanya.
Gus Imron menyebut sosok yang dinilai mampu menerjemahkan pesan tersebut dalam konteks kekinian adalah cucu langsung Mbah Bisri, yakni KH Abdussalam Shohib atau yang akrab disapa Gus Salam.
Lihat video: Bukan Sekadar Dukungan, Prabowo Akui Jadi Lebih Berani Bela Rakyat Saat di Tengah NU
“Kalau yang lain mungkin tidak memiliki beban moral yang sama. Tapi sebagai cucu, Gus Salam punya kedekatan nilai dan tanggung jawab untuk menerjemahkan pesan Mbah Bisri,” tegasnya.
Nama Gus Salam belakangan menjadi sorotan di lingkungan NU. Kiai muda asal Pondok Pesantren Denanyar, Jombang itu saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU periode 2022–2027 dan dikenal aktif dalam berbagai struktur organisasi sejak awal 2000-an.
“Jika tiga prinsip tersebut dipegang teguh, maka arah organisasi akan kembali pada khittah perjuangan yang lurus dan berkelanjutan,” katanya.
Gus Imron menyebut sosok yang dinilai mampu menerjemahkan pesan tersebut dalam konteks kekinian adalah cucu langsung Mbah Bisri, yakni KH Abdussalam Shohib atau yang akrab disapa Gus Salam.
Lihat video: Bukan Sekadar Dukungan, Prabowo Akui Jadi Lebih Berani Bela Rakyat Saat di Tengah NU
“Kalau yang lain mungkin tidak memiliki beban moral yang sama. Tapi sebagai cucu, Gus Salam punya kedekatan nilai dan tanggung jawab untuk menerjemahkan pesan Mbah Bisri,” tegasnya.
Nama Gus Salam belakangan menjadi sorotan di lingkungan NU. Kiai muda asal Pondok Pesantren Denanyar, Jombang itu saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU periode 2022–2027 dan dikenal aktif dalam berbagai struktur organisasi sejak awal 2000-an.
Lihat Juga :