Haji 2026, Selly PDIP Ingatkan Pemerintah Tak Ulang Pola Lama

Jum'at, 10 April 2026 - 16:25 WIB
loading...
Haji 2026, Selly PDIP...
Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 kembali disorot. Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mengingatkan pemerintah tidak mengulang pola lama yakni janji manis tanpa implementasi nyata. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M kembali disorot tajam. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina mengingatkan pemerintah agar tidak mengulang pola lama yakni janji manis tanpa implementasi nyata.

Dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Haji dan Umrah serta Rapat Dengar Pendapat dengan Badan Pengelola Keuangan Haji di Kompleks Parlemen, Jakarta, belum lama ini, Selly menuturkan bahwa kesiapan haji bukan sekadar soal administrasi, tapi menyangkut keselamatan dan kenyamanan jutaan jemaah Indonesia.

Baca juga: Kemenhaj Godok Wacana War Ticket Haji, Atasi Antrean Panjang

“Kami tidak ingin hanya mendengar paparan tanpa implementasi. Harus ada keseriusan dalam memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah sebagaimana harapan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan lapangan, Selly menemukan persoalan klasik kembali berulang yaitu akomodasi jauh dari standar. Dia menemui hotel jemaah berjarak hingga 13 kilometer dari Masjidilharam melampaui batas ideal 4–5 kilometer yang sebelumnya disepakati.

Kondisi ini dinilai bukan sekadar persoalan teknis, tapi berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah, terutama bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Tak hanya itu, fasilitas dasar seperti tempat wudu juga ditemukan dalam kondisi tidak layak, bahkan berisiko membahayakan.

Masalah lain muncul di sektor katering yang dinilai belum terintegrasi dengan baik. Selly mengingatkan dengan pengalaman panjang Indonesia dalam penyelenggaraan haji seharusnya persoalan mendasar seperti ini tidak lagi terjadi.

Di sisi logistik, distribusi koper jemaah berjalan lambat. Hingga kini, realisasinya disebut masih jauh dari target. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan kesiapan keseluruhan sistem layanan haji.
Begitu pula dengan maskapai nasional Garuda Indonesia, khususnya terkait kesiapan armada dan kualitas layanan konsumsi selama penerbangan.

“Kita ingin memberikan pelayanan terbaik, jangan sampai jemaah justru mendapatkan pelayanan yang tidak layak. Ini menyangkut kenyamanan dan kesehatan mereka apalagi mayoritas jemaah adalah lansia,” kata Selly.

Di tengah dinamika kawasan Timur Tengah, dia menilai pemerintah harus lebih serius dalam antisipasi potensi eskalasi konflik. Dia mendesak protokol evakuasi yang jelas serta penentuan zona aman bagi jemaah Indonesia di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Selly menekankan pentingnya skema perlindungan menyeluruh, tidak hanya sebatas asuransi kematian, tapi juga perlindungan dalam berbagai kondisi darurat, termasuk potensi pembatalan penerbangan akibat faktor keamanan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rekomendasi
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved