Gus Yaqut: Gubernur Olly Berhasil Wujudkan Sulut Daerah Bertoleransi Tinggi

Jum'at, 18 September 2020 - 17:00 WIB
loading...
Gus Yaqut: Gubernur...
Gubernur Sulut Olly Dondokambey (dua kanan) dan Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (dua kiri) saat konferensi pers, Jumat (18/9/2020). Foto/SINDOnews/Abdul Hakim
A A A
MINAHASA - Keberhasilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey menjaga keharmonisan kehidupan beragama di wilayahnya mendapatkan apresiasi banyak pihak. Ketua Umum (Ketum) Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menilai, Oly berhasil membawa Sulut sebagai daerah layaknya miniatur Indonesia.

(Baca juga: Konbes GP Ansor di Minahasa, Gubernur Olly: Sinergitas Kian Penting Hadapi Covid-19)

Apresiasi Yaqut beralasan. Dia menilai, saat ini kerukunan hidup di Sulawesi Utara kian membaik. Gesekan antar penganut agama sangat jarang terjadi. Inilah yang menjadikan provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi nyaman dihuni dan perekonomiannya terus meningkat.

(Baca juga: Rekor! Sehari 4.088 Orang Sembuh dari Covid-19)

"Untuk itu kenapa kita menggelar konferensi di sini, karena di antaranya keberagaman dan toleransi tampak mewujud di Sulut," kata Yaqut usai pembukaan Konferensi Besar (Konbes) XIII Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Minahasa, Jumat (18/9/2020).

Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh penjuru negeri, Pemerintah Provinsi Sulut, menurut pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini, juga terbukti mampu menujukkan daerah yang memiliki mitigasi penanganan jelas dan tepat. Pengawasan dan pemantauan kesehatan orang keluar masuk ke Sulut dilakukan dengan ketat. Hal ini membuat para pendatang maupun masyarakat akhirnya menjadi tenang.

Di sisi lain, di tengah tantangan yang begitu besar akibat dampak pandemi ini, Olly juga mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, sehingga perekonomian bisa tetap terjaga. "Kerhasilan-keberhasilan inilah yang patut ditiru. Hal ini harus kita kabarkan ke seluruh Indonesia agar bisa menjadi contoh bagi daerah lain," terangnya.

Atas berbagai prestasi yang dicapai Olly ini, secara khusus Gus Yaqut pun meminta para kader Ansor-Banser di Sulut untuk turut menjaga agar Sulut terus maju dan sejahtera. Pengawalan dan dukungan ini penting karena kebijakan-kebijakan yang dibuat Olly terbukti mampu memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.

"Ini saya instruksikan kepada seluruh kader agar turut mengawal karena hakikatnya bagian tanggung jawab Ansor terhadap bangsa dan negara," tandasnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengaku berterima kasih kepada Ansor karena wilayahnya dipilih sebagai tuan rumah Konbes ke XXIII. Pilihan Ansor ke Kabupaten Minahasa sebagai lokasi acara, menurutnya tepat. Sebab, Minahasa memiliki sejarah perkembangan Islam yang kuat di Sulut. "Islam pertama kali datang dan berkembang di Sulut berawal dari Minahasa," katanya.

Hingga kini, Islam terus berkembang dengan baik di berbagai wilayah Sulut. Relasi yang dibangun umat Islam dengan penganut agama lain juga kian erat. Olly mengungkapkan bahwa mewujudkan Sulut sebagai wilayah yang menghargai keberagaman tersebut sejalan dengan tekad GP Ansor.

"Menghargai perbedaan dan menciptakan kerukunan ini adalah bagian dari cinta negara. Ini yang harus betul-betul dijaga," tandas Olly yang pada Pilkada Desember nanti kembali maju bersama pasangannya, Steven Kandouw.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
Rekomendasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved