Kemacetan Gerbang Tol saat Mudik, Pengamat Dorong Sistem Tanpa Henti
Jum'at, 20 Maret 2026 - 00:16 WIB
loading...
A
A
A
Ia mendorong penerapan sistem pembayaran nirsentuh dan nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) sebagai solusi jangka panjang. Sistem ini memungkinkan kendaraan melintas tanpa berhenti, sehingga kapasitas jalan meningkat tanpa perlu ekspansi fisik.
Sebagai tahap transisi, ia menyarankan penerapan single lane free flow sebelum implementasi penuh MLFF.
Secara prinsip, MLFF bekerja dengan mendeteksi pergerakan kendaraan secara otomatis menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang terhubung dengan aplikasi di smartphone.
Melalui sistem ini, maka kendaraan terdeteksi otomatis, sistem mencocokkan dengan jaringan jalan tol, tarif dihitung berdasarkan jarak tempuh, dan saldo dipotong secara elektronik melalui aplikasi.
Pemantauan juga didukung kamera Automatic Number Plate Recognition (ANPR) yang mampu membaca pelat nomor dengan akurasi tinggi, bahkan pada kecepatan 100–150 km/jam dalam berbagai kondisi cuaca dan pencahayaan. Sensor tambahan digunakan sebagai verifikasi dan kontrol.
Dengan sistem ini, seluruh proses berlangsung real time tanpa menghentikan kendaraan. Gerbang tol untuk transaksi tapping tidak lagi diperlukan, sehingga arus lalu lintas menjadi bebas hambatan.
Anton menegaskan, secara teoritis maupun praktik internasional, MLFF mampu menghilangkan bottleneck di gerbang tol. Negara seperti Hungaria dan Singapura yang telah menerapkan sistem open road tolling mencatat penurunan delay hingga lebih dari 90 persen.
Sebagai tahap transisi, ia menyarankan penerapan single lane free flow sebelum implementasi penuh MLFF.
Secara prinsip, MLFF bekerja dengan mendeteksi pergerakan kendaraan secara otomatis menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang terhubung dengan aplikasi di smartphone.
Melalui sistem ini, maka kendaraan terdeteksi otomatis, sistem mencocokkan dengan jaringan jalan tol, tarif dihitung berdasarkan jarak tempuh, dan saldo dipotong secara elektronik melalui aplikasi.
Pemantauan juga didukung kamera Automatic Number Plate Recognition (ANPR) yang mampu membaca pelat nomor dengan akurasi tinggi, bahkan pada kecepatan 100–150 km/jam dalam berbagai kondisi cuaca dan pencahayaan. Sensor tambahan digunakan sebagai verifikasi dan kontrol.
Dengan sistem ini, seluruh proses berlangsung real time tanpa menghentikan kendaraan. Gerbang tol untuk transaksi tapping tidak lagi diperlukan, sehingga arus lalu lintas menjadi bebas hambatan.
Anton menegaskan, secara teoritis maupun praktik internasional, MLFF mampu menghilangkan bottleneck di gerbang tol. Negara seperti Hungaria dan Singapura yang telah menerapkan sistem open road tolling mencatat penurunan delay hingga lebih dari 90 persen.
Lihat Juga :