Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Projo Tak Ingin Ada Narasi Adu Domba

Jum'at, 13 Maret 2026 - 08:13 WIB
loading...
Rismon Minta Maaf ke...
DPP Pro Jokowi Freddy Damanik menyangkal framing adu domba yang dilakukan mantan Presiden Jokowi dalam kasus tudingan ijazah palsu. Hal ini setelah Rismon Sianipar meminta maaf kepada Jokowi di kediamannya Solo. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - DPP Pro Jokowi Freddy Damanik menyangkal framing pecah belah atau adu domba yang dilakukan Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus tudingan ijazah palsu. Hal ini setelah Rismon Hasiholan Sianipar meminta maaf secara langsung kepada Jokowi di kediamannya, Kamis, 12 Maret 2026.

"Justru di sinilah masalahnya. Kami itu sebagai pendukung Jokowi tidak mau tetap saja framing yang dibangun seperti itu, ini adalah adu domba, pecah belah. Justru itu yang kita tidak mau, ini diarahkan kembali menyerang Pak Jokowi," ujar Freddy dalam program Interupsi iNews dikutip, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi dan Gibran, Ini Alasannya

Apalagi kasus tudingan ijazah palsu ini bukan sekadar serangan terhadap pribadi Jokowi melainkan serangan terhadap institusi besar negara dan pendidikan. Tuduhan tersebut berdampak pada kepercayaan publik terhadap lembaga seperti KPU hingga Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Tuduhan ijazah palsu ini kan yang diserang institusi kepresidenan, selain Pak Jokowi pribadi ya UGM universitas besar, KPU, Bareskrim. Sebetulnya untuk titik ini kami dari awal sepemahaman bahwa ini harus berakhir di pengadilan, harus dibuktikan di pengadilan," katanya.

Freddy menegaskan Jokowi sejak awal tetap konsisten untuk tidak memenjarakan pihak mana pun. Sebaliknya, Jokow justru menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia tanpa campur tangan personal.

"Pak Jokowi itu sejak awal hanya konsisten, tidak ada ingin mengatakan akan memenjarakan siapa pun. Tapi yang dilakukan Pak Jokowi itu cuma satu, menyerahkan permasalahan ini kepada mekanisme hukum. Dan sekarang itu sedang berproses," ujarnya.

Terlebih, narasi tudingan ijazah palsu yang terus digemborkan Roy Suryo Cs telah dikatakan oleh kubu mereka sendiri dengan sikap Rismon Sianipar yang meminta maaf dan mendapat restorative justice.
Dia menilai hal tersebut telah menunjukkan betapa lemahnya fondasi tuduhan yang selama ini dilemparkan kepada publik. Sebab itu dinilai sebagai argumentasi pribadi tanpa bukti.

"Nah, ketika pihak yang menuduh meminta maaf restorative justice, yang tadinya mereka ini saling bahu-membahu, saya rasa publik bisa menilailah. Ya, bagaimana nilai kekuatan tuduhan-tuduhan mereka dipatahkan oleh mereka sendiri,” kata Freddy.

Dia menekankan agar kubu Roy Suryo sebaiknya membuktikan tuduhan tersebut harus dibuktikan di persidangan. “Inilah kami yang tidak mau, makanya kami sejak awal sampai sekarang minimal kluster ini harus sampai di persidangan, harus dibuktikan di persidangan,” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Rekomendasi
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Gol Messi Bawa Argentina...
Gol Messi Bawa Argentina Unggul atas Aljazair di Babak Pertama
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Berita Terkini
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved