Hadiri Tadarus Budaya dan Doa untuk Iran, Gus Muhaimin Bahas Esensi Keadilan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:57 WIB
loading...
Hadiri Tadarus Budaya...
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menghadiri acara Tadarus Budaya bertajuk Menyambut Nuzulul Quran dengan Cinta dan Doa Bersama untuk Iran. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menekankan soal esensi dari peringatan Nuzulul Qur’an yang disebutnya tak hanya sekadar seremonial, melainkan panggilan keadilan untuk masyakarakat. Hal itu disampaikan Gus Muhaimin saat menghadiri acara Tadarus Budaya bertajuk "Menyambut Nuzulul Qur'an dengan Cinta dan Doa Bersama untuk Iran" yang diselenggarakan oleh DKP Panji Bangsa di Deheng House, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2016).

Gus Muhaimin mengapresiasi langkah Panji Bangsa yang mengemas tadarus dalam bingkai budaya. Menurutnya, budaya adalah manifestasi dari kreativitas manusia untuk menciptakan keadaan yang lebih baik di tengah tantangan nasional maupun global yang semakin kompleks.

"Tadarus budaya ini adalah sub dari tadarus Al-Qur'an yang unggul dan lengkap. Budaya menuntut kita untuk berkreasi, menghadirkan, dan berbuat guna menjadikan keadaan lebih baik," ujarnya di hadapan para kader dan budayawan yang hadir.

Baca juga: Prabowo Ungkap Banyak Pemimpin Besar Tidak Lancar Jaga Perdamaian



Dalam orasi budayanya, Politisi yang juga menjabat Menko Pemberdayaan Manusia ini menyoroti visi Al-Qur'an tentang rasa aman dan selamat yang hanya bisa dicapai melalui tegaknya keadilan. Ia mengingatkan para pemimpin bahwa keadilan tidak akan datang dengan sendirinya tanpa upaya politik yang serius.

"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit. Keadilan itu adalah amanat bagi seorang pemimpin. Esensinya adalah mendekatkan akses bagi orang yang menderita," tegasnya.

Ia secara khusus menginstruksikan Panji Bangsa untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak umat dan bangsa, terutama bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses kesejahteraan.

"Keadilan harus terus dihadirkan, keadilan tidak bisa datang dari langit, keadilan itu salah satu amanat bagi seorang pemimpin. Dan keadilan itu adalah mendekatkan akses pada orang yang menderita. Disitulah kita hadir, dan saya minta Panji Bangsa hadir untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat, umat, bangsa dan negara," tegasnya.

Senada dengan Gus Muhaimin, Ketua Umum Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim, menjelaskan bahwa acara ini didesain untuk menunjukkan wajah Islam yang inklusif dan menyenangkan. Peringatan Nuzulul Qur'an kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan mulai dari live music, puisi, stand up comedy, hingga atraksi badut perayaan.

"Pesan kami jelas: bagaimana kita bisa mencintai Al-Qur'an dengan riang gembira. Ya ngopi, ya ngaji, melok (ikut) kiai sampai mati, bela PKB sampai mati," ungkap sosok yang akrab disapa Gus Rivqy tersebut.

Acara yang berlangsung khidmat namun santai ini diawali dengan khataman Al-Qur'an dan dilanjutakn dengan doa bersama untuk kedamaian di Iran dan solidaritas kemanusiaan global, sebagai perwujudan nilai-nilai universal Al-Qur'an yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Hadir dalam acara tersebut Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto, sejumlah anggota DPR Fraksi PKB, pengurus teras Panji Bangsa, serta masyarakat sekitar.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Era Ketua DPC PKB Asal...
Era Ketua DPC PKB Asal Dipilih Sudah Berakhir, Gus Halim: Semua Harus Lulus UKK
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Gus Muhaimin Optimistis...
Gus Muhaimin Optimistis Haji 2026 Sukses: Wujud Kesungguhan Presiden Bentuk Kemenhaj
Rekomendasi
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Berita Terkini
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved