Penuhi Undangan Prabowo, Pimpinan MUI, PBNU, dan Muhammadiyah Tiba di Istana

Kamis, 05 Maret 2026 - 16:31 WIB
loading...
Penuhi Undangan Prabowo,...
Sejumlah pimpinan organisasi Islam mulai tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Mereka akan menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar Presiden Prabowo Subianto, Kamis (5/3/2026). Foto/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Sejumlah pimpinan organisasi Islam tiba di Kompleks Istana Kepresidenan , Jakarta. Mereka akan menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar Presiden Prabowo Subianto , Kamis (5/3/2026).

Pantauan SindoNews, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar tiba pukul 15.54 WIB, kemudian Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan selanjutnya Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar.

Ketum MUI Anwar Iskandar mengatakan, agenda utama kehadirannya di Istana adalah untuk menghadiri acara buka puasa bersama yang diinisiasi Presiden Prabowo.

"Buka puasa bersama,” kata Anwar kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan.

Baca Juga: Prabowo Sampaikan Dukacita Wafatnya Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei

Ia menyebutkan, sejumlah tokoh agama dan pimpinan ormas Islam lainnya juga diundang dalam kegiatan tersebut, termasuk mubalig serta pengasuh pondok pesantren besar yang memiliki jaringan luas di Indonesia.

“Ya nanti semua ketua umum ormas Islam, sama mubalig, dan pengasuh pondok pesantren; yang pondok pesantren besar dan mempunyai jaringan yang luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyampaikan bahwa mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) juga turut diundang dalam acara tersebut. Menurut Nusron, Jusuf Kalla hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia.

Terkait kemungkinan pembahasan isu geopolitik, khususnya konflik yang tengah terjadi di Timur Tengah, Anwar Iskandar mengaku belum mengetahui apakah hal tersebut akan menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan tersebut. “Enggak tahu itu,” ujarnya.



Ia menilai agenda yang berlangsung kemungkinan hanya sebatas buka puasa bersama, mengingat waktu yang cukup terbatas. Meski demikian, ia menilai komunikasi antara ulama dan pemerintah tetap penting untuk terus diperkuat.

"Kalau ada diskusi malah lebih bagus. Karena mungkin perlu ada komunikasi yang lebih baik antara ulama dan umara," katanya.

Anwar juga berharap konflik di Timur Tengah tidak semakin meluas dan semua pihak dapat menahan diri demi terciptanya perdamaian. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas agar konflik tersebut tidak berdampak pada kondisi ekonomi, termasuk di Indonesia.

“Saya enggak mau berandai-andai. Yang jelas, kita inginnya itu semuanya menahan diri, perdamaian tercipta, dan tidak berpengaruh kepada ekonomi, terutama Indonesia. Kalau berpengaruh, kan kalian juga susah,” ujarnya.

Ia menambahkan undangan untuk menghadiri buka puasa bersama di Istana Kepresidenan tersebut diterimanya sehari sebelum acara berlangsung. "Kemarin kayaknya ya, kemarin," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved