Desak Peserta PBI JK di Reaktivasi Lagi, Rieke: Ini Soal Nyawa!
Senin, 09 Februari 2026 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
"Ada 120.472 orang dikali 42.000 dikali 3 bulan, hanya Rp15,179 miliar. APBN bukan uang saya, bukan uang kita, uang rakyat. Saya yakin Pak Purbaya juga akan mengatakan tadi cukup karena sudah dialokasikan sebetulnya, tinggal diturunkan," ujar Rieke.
Di sisi lain, Rieke mendesak pemerintah untuk membenahi ekosistem data peserta PBI JK secara menyeluruh. Dengan begitu, ia meyakini, PBI JK ini akan lebih tepat sasaran.
Baca juga: Mensos Bakal Aktifkan Lagi PBI JK bagi 106.000 Penderita Penyakit Katastropik
"Sekali lagi mohon dukungannya kita untuk membenahi data negara, karena kita percaya bahwa di balik angka dalam data negara, ada nasib dan nyawa jutaan rakyat yang dipertaruhkan. Ini bukan soal deretan angka. Kita bekerja di sini saya yakin pimpinan bukan sekadar untuk menghitung secara teknis deretan angka, data sains, dan sebagainya," ujar Rieke.
"Keberhasilan kita bukan apa yang ditayangkan dalam PowerPoint, tapi keberhasilan kita ketika kita sejalan dengan Presiden Prabowo bahwa anggaran itu harus berbasis pada data agar pembangunan programnya semua terukur, terarah, dan tepat sasaran, termasuk bagi peserta penerima bantuan iuran," pungkasnya.
Di sisi lain, Rieke mendesak pemerintah untuk membenahi ekosistem data peserta PBI JK secara menyeluruh. Dengan begitu, ia meyakini, PBI JK ini akan lebih tepat sasaran.
Baca juga: Mensos Bakal Aktifkan Lagi PBI JK bagi 106.000 Penderita Penyakit Katastropik
"Sekali lagi mohon dukungannya kita untuk membenahi data negara, karena kita percaya bahwa di balik angka dalam data negara, ada nasib dan nyawa jutaan rakyat yang dipertaruhkan. Ini bukan soal deretan angka. Kita bekerja di sini saya yakin pimpinan bukan sekadar untuk menghitung secara teknis deretan angka, data sains, dan sebagainya," ujar Rieke.
"Keberhasilan kita bukan apa yang ditayangkan dalam PowerPoint, tapi keberhasilan kita ketika kita sejalan dengan Presiden Prabowo bahwa anggaran itu harus berbasis pada data agar pembangunan programnya semua terukur, terarah, dan tepat sasaran, termasuk bagi peserta penerima bantuan iuran," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :