Tingkat Kepuasan terhadap Prabowo 79,9 Persen, Istana: Bukan Itu yang Kita Kejar
Senin, 09 Februari 2026 - 17:30 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyebut bahwa sebanyak 79,9% responden merasa puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto . Menurut Prasetyo, pemerintah tidak mengejar hasil survei.
"Ya sebagaimana setiap ada hasil survei, bagi kami sesungguhnya bukan itu yang kita kejar, bukan hasil survei, yang kita kejar adalah mempercepat program-program yang memang kita yakini itu bisa mengurangi beban-beban dan masalah-masalah yang ada di masyarakat kita," kata Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Prasetyo pun mengungkap bahwa target Presiden Prabowo untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan. "Kita ini beberapa kali dalam forum Bapak Presiden selalu mengatakan juga masuk kategori kita ini perang. Perang dengan kemiskinan, perang dengan masalah kualitas pendidikan kita, perang dengan masalah kualitas kesehatan. Ini perang dalam tanda kutip ya, jangan diartikan dengan salah," ujarnya.
Baca Juga: Survei Indikator: Mayoritas Publik Puas Kinerja Prabowo, Alasannya Berantas Korupsi
Karena itu, kata Prasetyo, pemerintah ingin bekerja sekeras-kerasnya untuk memerangi kemiskinan serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan. "Kalau kemudian itu diterima oleh masyarakat dalam bentuk hasil polling, itu kita serahkan ke masyarakat, tapi kita tidak mengejar itu."
Prasetyo mengakui pemerintah belum sepenuhnya puas terhadap capaian program-program yang dijalankan saat ini. Menurutnya, masih banyak target yang diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, terutama dalam upaya mengurangi berbagai kesulitan.
"Karena sesungguhnya juga masih banyak yang kita belum puas terhadap program yang kita inginkan cepat bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, cepat bisa mengurangi kesulitan masyarakat dan itu juga belum semuanya kan. Masih butuh waktu," ujarnya.
Dirinya mencontohkan program renovasi sekolah di seluruh Indonesia yang jumlahnya mencapai sekitar 300 ribu unit. Kondisi itu menunjukkan masih adanya pekerjaan besar yang harus dituntaskan. "Kan mungkin baru bisa kita selesaikan dalam 2-3 tahun itu. Itu nggak puas itu," katanya.
Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei terkait kinerja Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, sebanyak 79,9% responden mengaku puas terhadap kinerja Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto.
Survei ini terlaksana dalam rentang 15-21 Januari 2026. Survei melibatkan 1.220 orang dengan asumsi metode simple random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Responden diwawancarai lewat tatap muka. Quality control terhadap hasil wawancara disebut dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor yang mendatangi kembali responden terpilih.
"Ya sebagaimana setiap ada hasil survei, bagi kami sesungguhnya bukan itu yang kita kejar, bukan hasil survei, yang kita kejar adalah mempercepat program-program yang memang kita yakini itu bisa mengurangi beban-beban dan masalah-masalah yang ada di masyarakat kita," kata Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Prasetyo pun mengungkap bahwa target Presiden Prabowo untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan. "Kita ini beberapa kali dalam forum Bapak Presiden selalu mengatakan juga masuk kategori kita ini perang. Perang dengan kemiskinan, perang dengan masalah kualitas pendidikan kita, perang dengan masalah kualitas kesehatan. Ini perang dalam tanda kutip ya, jangan diartikan dengan salah," ujarnya.
Baca Juga: Survei Indikator: Mayoritas Publik Puas Kinerja Prabowo, Alasannya Berantas Korupsi
Karena itu, kata Prasetyo, pemerintah ingin bekerja sekeras-kerasnya untuk memerangi kemiskinan serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan. "Kalau kemudian itu diterima oleh masyarakat dalam bentuk hasil polling, itu kita serahkan ke masyarakat, tapi kita tidak mengejar itu."
Prasetyo mengakui pemerintah belum sepenuhnya puas terhadap capaian program-program yang dijalankan saat ini. Menurutnya, masih banyak target yang diharapkan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, terutama dalam upaya mengurangi berbagai kesulitan.
"Karena sesungguhnya juga masih banyak yang kita belum puas terhadap program yang kita inginkan cepat bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, cepat bisa mengurangi kesulitan masyarakat dan itu juga belum semuanya kan. Masih butuh waktu," ujarnya.
Dirinya mencontohkan program renovasi sekolah di seluruh Indonesia yang jumlahnya mencapai sekitar 300 ribu unit. Kondisi itu menunjukkan masih adanya pekerjaan besar yang harus dituntaskan. "Kan mungkin baru bisa kita selesaikan dalam 2-3 tahun itu. Itu nggak puas itu," katanya.
Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei terkait kinerja Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, sebanyak 79,9% responden mengaku puas terhadap kinerja Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto.
Survei ini terlaksana dalam rentang 15-21 Januari 2026. Survei melibatkan 1.220 orang dengan asumsi metode simple random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Responden diwawancarai lewat tatap muka. Quality control terhadap hasil wawancara disebut dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor yang mendatangi kembali responden terpilih.
(zik)
Lihat Juga :