Beasiswa 8 Mahasiswa UICI, ICMI Perkuat Akses Pendidikan dan Pengembangan SDM
Minggu, 08 Februari 2026 - 12:51 WIB
loading...
Sebanyak 8 mahasiswa UICI menerima beasiswa dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis di Gedung Rektorat UICI, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 8 mahasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menerima beasiswa dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) . Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis di Gedung Rektorat UICI, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).
Ketua Umum ICMI Arif Satria mengatakan, program beasiswa merupakan komitmen jangka panjang ICMI sejak organisasi tersebut berdiri. Dia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan UICI dalam mendukung penguatan pendidikan tinggi.
Baca juga: ICMI: Menjaga Semangat Juang Pahlawan Melalui Pendidikan
“Beasiswa ini adalah komitmen yang terus kami kembangkan sejak dilahirkannya ICMI. Kami berterima kasih kepada UICI yang telah berkolaborasi dengan ICMI,” ujar Arif melalui Zoom.
Sektor pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa. Pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dilakukan melalui bantuan finansial melainkan melalui pemberian modal ilmu, peningkatan kapasitas, penguatan keterampilan, serta pembentukan karakter dan life skill mahasiswa.
“Karena itu, ICMI bersama UICI terus berkolaborasi agar penyaluran beasiswa berjalan lancar dan efektif sekaligus meningkatkan kualitas mahasiswa dan proses pembelajaran di UICI,” ucapnya.
Rektor UICI Asep Saefuddin menuturkan kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kekuatan sumber daya manusia. Karena itu, pendidikan harus terus diperkuat, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter serta penguasaan soft skill dan hard skill.
“UICI hadir tidak sekadar memperkuat karakter, tetapi juga soft dan hard skill melalui program studi yang kami miliki. Hari ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama UICI dan ICMI yang sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepahaman,” ungkapnya.
Dia juga memaparkan karakter khas mahasiswa UICI, mulai dari semangat love to learn, kedisiplinan dalam belajar mandiri, hingga keaktifan membangun jejaring melalui sistem pembelajaran digital.
Ketua Pokja Beasiswa ICMI Muhammad Syukur Mandar menambahkan beasiswa ICMI merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah mitra donator. Beasiswa tersebut didistribusikan ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk UICI.
“Hari ini kami bersama Rektor UICI dan seluruh jajaran menyerahkan bantuan beasiswa secara simbolik kepada mahasiswa UICI. Kerja sama ini didasari oleh kesadaran bersama membantu mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik,” ujarnya.
Selain membantu pembayaran UKT, program beasiswa ini juga diarahkan untuk peningkatan keterampilan dan kapasitas mahasiswa. Dia berharap para penerima beasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk masa depan mereka.
Ketua Umum ICMI Arif Satria mengatakan, program beasiswa merupakan komitmen jangka panjang ICMI sejak organisasi tersebut berdiri. Dia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan UICI dalam mendukung penguatan pendidikan tinggi.
Baca juga: ICMI: Menjaga Semangat Juang Pahlawan Melalui Pendidikan
“Beasiswa ini adalah komitmen yang terus kami kembangkan sejak dilahirkannya ICMI. Kami berterima kasih kepada UICI yang telah berkolaborasi dengan ICMI,” ujar Arif melalui Zoom.
Sektor pendidikan memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa. Pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dilakukan melalui bantuan finansial melainkan melalui pemberian modal ilmu, peningkatan kapasitas, penguatan keterampilan, serta pembentukan karakter dan life skill mahasiswa.
“Karena itu, ICMI bersama UICI terus berkolaborasi agar penyaluran beasiswa berjalan lancar dan efektif sekaligus meningkatkan kualitas mahasiswa dan proses pembelajaran di UICI,” ucapnya.
Rektor UICI Asep Saefuddin menuturkan kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kekuatan sumber daya manusia. Karena itu, pendidikan harus terus diperkuat, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter serta penguasaan soft skill dan hard skill.
“UICI hadir tidak sekadar memperkuat karakter, tetapi juga soft dan hard skill melalui program studi yang kami miliki. Hari ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama UICI dan ICMI yang sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepahaman,” ungkapnya.
Dia juga memaparkan karakter khas mahasiswa UICI, mulai dari semangat love to learn, kedisiplinan dalam belajar mandiri, hingga keaktifan membangun jejaring melalui sistem pembelajaran digital.
Ketua Pokja Beasiswa ICMI Muhammad Syukur Mandar menambahkan beasiswa ICMI merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah mitra donator. Beasiswa tersebut didistribusikan ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk UICI.
“Hari ini kami bersama Rektor UICI dan seluruh jajaran menyerahkan bantuan beasiswa secara simbolik kepada mahasiswa UICI. Kerja sama ini didasari oleh kesadaran bersama membantu mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik,” ujarnya.
Selain membantu pembayaran UKT, program beasiswa ini juga diarahkan untuk peningkatan keterampilan dan kapasitas mahasiswa. Dia berharap para penerima beasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk masa depan mereka.
(jon)
Lihat Juga :