Tetap Dukung Pramono meski Beda Partai, Prabowo: Supaya DKI Aman dan Selamat
Senin, 02 Februari 2026 - 14:16 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026). Foto/Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam menjalankan pemerintahan di Ibu Kota. Meski keduanya berasal dari partai politik berbeda, Prabowo menyatakan bahwa kepentingan rakyat dan stabilitas nasional berada di atas kepentingan golongan.
Pernyataan tersebut disampaikanPrabowo saat menyampaikan Taklimat Presiden RI pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
"Pak Pram (Pramono Anung) dari PDIP , tapi tetap akan saya dukung sebagai gubernur DKI. Karena tugas saya, kewajiban saya adalah (kepada) seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat DKI," kata Prabowo.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Kalau Tidak Suka Prabowo, Silakan 2029 Bertarung
Prabowo menekankan bahwa sebagai presiden yang telah dipilih rakyat, ia memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kemajuan bangsa tanpa memandang latar belakang partai. Dukungan kepada Pramono Anung, menurutnya, merupakan kerja sama untuk rakyat tidak boleh terhambat oleh sekat politik.
"Walaupun gubernurnya (DKI Jakarta) partai lain, saya akan dukung beliau supaya DKI aman dan selamat. Kan begitu. Nanti 2029 ya terserah, ya kan tidak apa-apa, benar," beber Prabowo.
Selain bicara soal persatuan antarpartai, Presiden Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada kader partainya sendiri, Partai Gerindra. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi atau perlindungan hukum bagi kader yang terbukti melakukan pelanggaran hukum atau tindakan korupsi.
Prabowo mengultimatum bahwa ia tidak akan segan-segan menindak tegas siapa pun, termasuk orang-orang di lingkaran internalnya, jika mengkhianati kepercayaan rakyat.
"Kalau (ada kader) Gerindra berengsek, Gerindra pun saya tangkap, saudara-saudara. Jangan macam-macam, tidak ada itu. Kita semua bergerak," tandasnya.
Pernyataan tersebut disampaikanPrabowo saat menyampaikan Taklimat Presiden RI pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
"Pak Pram (Pramono Anung) dari PDIP , tapi tetap akan saya dukung sebagai gubernur DKI. Karena tugas saya, kewajiban saya adalah (kepada) seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat DKI," kata Prabowo.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Kalau Tidak Suka Prabowo, Silakan 2029 Bertarung
Prabowo menekankan bahwa sebagai presiden yang telah dipilih rakyat, ia memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kemajuan bangsa tanpa memandang latar belakang partai. Dukungan kepada Pramono Anung, menurutnya, merupakan kerja sama untuk rakyat tidak boleh terhambat oleh sekat politik.
"Walaupun gubernurnya (DKI Jakarta) partai lain, saya akan dukung beliau supaya DKI aman dan selamat. Kan begitu. Nanti 2029 ya terserah, ya kan tidak apa-apa, benar," beber Prabowo.
Selain bicara soal persatuan antarpartai, Presiden Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada kader partainya sendiri, Partai Gerindra. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi atau perlindungan hukum bagi kader yang terbukti melakukan pelanggaran hukum atau tindakan korupsi.
Prabowo mengultimatum bahwa ia tidak akan segan-segan menindak tegas siapa pun, termasuk orang-orang di lingkaran internalnya, jika mengkhianati kepercayaan rakyat.
"Kalau (ada kader) Gerindra berengsek, Gerindra pun saya tangkap, saudara-saudara. Jangan macam-macam, tidak ada itu. Kita semua bergerak," tandasnya.
(zik)
Lihat Juga :