Banjir Marak, Komisi VIII DPR Minta Baznas Perluas Bantuan Korban Terdampak

Senin, 26 Januari 2026 - 16:28 WIB
loading...
Banjir Marak, Komisi...
Anggota Komisi VIII DPR Wibowo Prasetyo meminta Baznas memperbanyak pendistribusian bantuan untuk membantu para korban terdampak bencana banjir yang terjadi di sejumlah daerah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Komisi VIII DPR meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperbanyak pendistribusian bantuan untuk para korban terdampak bencana banjir yang terjadi di sejumlah daerah. Keterlibatan Baznas dalam penanganan bencana selama ini dinilai cukup efektif, namun jangkauannya perlu lebih diperluas.

“Respons cepat Baznas membantu evakuasi korban banjir di Jabodetabek, misalnya, sudah cukup bagus. Namun, terkadang masih terkonsentrasi titik-titik tertentu belum menjangkau lebih luas wilayah terdampak,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Wibowo Prasetyo di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Baca juga: 1.600 Warga Mengungsi Akibat Terdampak Banjir Jakarta

Wibowo mendorong agar Baznas melakukan evaluasi dalam pola penanganan bencana selama ini agar kehadiran mereka bisa berdampak lebih nyata bagi masyarakat. Dia mengingatkan, potensi banjir di wilayah Jabodetabek dan wilayah lain di Indonesia masih tinggi merujuk data yang dirilis dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG).



Selain di Jabodetabek, banjir baru-baru ini juga melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Barat. “Ini menjadi kewaspadaan kita bersama agar upaya penanganan bencana ini lebih strategis dan dampaknya sangat bisa dirasakan langsung masyarakat. Tak hanya perahu karet, tapi harus dipikirkan lebih detail apa sebenarnya bantuan yang sangat mendesak dibutuhkan. Tentu antara satu wilayah dan wilayah lain berbeda,” tandas Wibowo.

Wakil rakyat PDI Perjuangan (PDIP) dari Dapil Jawa Tengah VI yang meliputi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo dan Purworejo ini meminta Baznas juga memikirkan pola bantuan kepada korban bencana banjir secara berkelanjutan.

Baca juga: Baznas RI Evakuasi Ibu Hamil Terjebak Banjir yang Hendak Melahirkan di Karawang

Artinya, pemberian bantuan untuk masyarakat tidak terkonsentrasi pada saat bencana datang. Sebab seringkali masalah paling krusial juga dihadapi para korban ketika bencana mereda dan mereka kehilangan sumber kehidupan karena rumahnya rusak, tidak bisa bekerja, sakit, dan sebagainya.

“Ini juga yang perlu dipikirkan Baznas untuk memberdayakan korban pascabencana. Di fase ini, korban justru butuh pendampingan agar mereka bisa bangkit lagi untuk hidup normal,” terang Wibowo.

Agar penanganan bencana lebih terarah, Wibowo mendorong agar Baznas juga terus bisa berkoordinasi secara aktif dengan instansi lain seperti Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Basarnas, pemerintah daerah dan lain sebagainya. Dari koordinasi dan komunikasi aktif ini maka celah terjadinya tumpang tindih tugas, keterbatasan anggaran, sarana, sumber daya dan lainnya bisa diminimalisasi.

“Lebih penting juga bagaimana secara kolaboratif bisa mengampanyekan pentingnya mencegah terjadinya bencana. Ini relevan lantaran bencana tak hanya dipengaruhi faktor alam semata seperti curah hujan, namun juga pengelolaan alam yang serampangan,” tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
Momen Penghuni Huntara...
Momen Penghuni Huntara Jamur Ujung Aceh Bersyukur Dapat Bantuan Peralatan Dapur
Baznas RI dan Kemendes...
Baznas RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat untuk Kesejahteraan Desa
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved