Tanggapi WEF 2026 Davos, SBY: Saya Pikir Banyak Good News Ya

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:48 WIB
loading...
Tanggapi WEF 2026 Davos,...
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi perhelatan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi perhelatan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. SBY menyebut ada banyak berita baik yang dihasilkan dalam kegiatan tersebut.

“Saya pikir banyak good news ya, paling tidak memberikan harapan bahwa dunia kita mudah-mudahan tidak menuju ke arah yang membahayakan,” ujarnya dalam tayangan YouTube, dikutip Sabtu (24/1/2026).

SBY menyebut dirinya melepas dua twit dalam seminggu ini yang intinya bahwa perkembangan dunia sekarang ini memiliki kerawanan bahkan membahayakan kalau tidak ada upaya bersama untuk mecegah terjadinya krisis atau peperangan.

“Twit saya yang kedua, saya katakan kebetulan para pemimpin dunia sekarang ini sedang bertemu di Davos. Bagus, kalau masing-masing menyampaikan pikirannya, komitmen moralnya agar bagaimana caranya supaya dunia ini kita jaga keselamatannya. Intinya di situ,” katanya.

Baca juga: SBY: Perang Dunia III Sangat Mungkin Terjadi, Desak PBB Gelar Sidang Darurat

SBY menyebut ada sejumlah harapan dari pertemuan di Davos. Pertama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melunak terkait dengan urusan Greenland.

“Yang tadinya akan menjatuhkan sanksi tarif kepada banyak negara di Eropa, kemudian belum diputuskan bagaimana mengambil Greenland ini apakah dengan perundingan secara damai atau menggunakan kekuatan militer. Ini yang menjadi kekhawatiran yang luar biasa,” paparnya.

Saat ini telah terjadi deeskalasi, kata SBY, karena Presiden Trump melunak. Hal ini membuka jalan bagaimana urusan Greenland itu bisa dibicarakan baik-baik antara Amerika Serikat dan Eropa termasuk Denmark, serta penduduk Greenland.

“Artinya terbuka jalan itu. Kalau tidak, tertutup dan mungkin sesuatu yang buruk bisa terjadi. Saya amati mengapa ada perubahan sikap Presiden Trump ini, dugaan saya dan saya bisa salah, karena para pemimpin Eropa cukup boleh dikatakan firm statement-nya untuk menolak pengambilalihan Greenland secara paksa, juga pemimpin dunia yang lain. Sehingga berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dari Amerika Serikat, ini bagus,” ucapnya.

Lihat video: Pidato Prabowo di World Economic Forum: MBG Akan Lampaui MCDonald's Dalam Penyediaan Makanan


Kedua, sudah mulai ada tanda-tanda tiga pemimpin yang bersengketa di Ukraina untuk bertemu. SBY berharap hal ini memberikan harapan baru mengakhiri perang di Ukraina yang diharapkan segera berakhir.

“Rusia dan Ukraina dengan difasilitasi Amerika Serikat sepertinya akan terjadi pertemuan segitiga yang sebelum ini sulit sekali. Ini merupakan good news kedua menurut saya,” paparnya.

Sedangkan yang ketiga, kata SBY, terkait penerapan tarif. Sebelumnya terjadi gelombang perang tariff baru yang dijatuhkan Presiden Trump. Apabila ini terjadi, bisa dibayangkan instabilitas dan persoalan baru dalam perdagangan dunia serta ekonomi dunia. “Dengan dibatalkannya ancaman tarif itu tentu melegakan. Sehingga apa pun dispute bisa diselesaikan secara damai,” kata SBY.

Terkait dengan Board of Peace, SBY menyebut bila Indonesia bergabung, Presiden Prabowo Subianto tentu sudah mempertimbangkan dengan seksama.

“Why atau mengapanya, reason-nya apa bagi Indonesia. Nanti pasti Menteri Luar Negeri atau beliau sendiri yang akan menjelaskan kepada rakyat Indonesia sekembali Pak Prabowo dari Davos,” katanya.

SBY kemudian memberikan apresiasi kehadiran Presiden Prabowo di Davos. Sebab sekarang merupakan saat yang kritis dan memerlukan kebersamaan termasuk pemikiran bersama dari para pemimpin dunia mulai dari Presiden, Perdana Menteri, dan sebagainya.

“Yang kelima, terakhir. Saya harus memberikan pujian kepada Presiden kita Bapak Prabowo Subianto karena berkenan untuk hadir dan berpartisipasi dalam pertemuan di Davos,” katanya.

SBY menambahkan, dengan kehadiran Presiden Prabowo maka Indonesia terlibat untuk mencari solusi dan memikirkan kebaikan dunia. Apalagi, hal itu telah diatur dalam konstitusi.

“Ingat, sejak Presiden Soekarno, Indonesia itu aktif. Konstitusi juga mengatakan demikian, jadi melegakan. Presiden kita hadir dan mengambil bagian dalam perhelatan di Davos. Mudah-mudahan ini menjadi semacam game changes untuk mencegah hal yang buruk terjadi di dunia meskipun kita tunggu implementasinya, kita tunggu realisasinya dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dirampungkan dengan sebutlah komitmen di Davos kemarin,” tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Rekomendasi
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved