Dukung Sekolah Rakyat, PSI: Menyasar Simpul Awal Masalah
Selasa, 13 Januari 2026 - 09:05 WIB
loading...
Sekolah Rakyat merupakan sekolah berasrama yang menyediakan pendidikan gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa ditanggung negara. Foto: Setpres
A
A
A
JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung sepenuhnya program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
“Sekolah Rakyat menyasar simpul awal masalah yakni menyediakan pendidikan lengkap dengan asrama agar anak tidak lagi dibatasi kondisi ekonomi keluarga. Ini tangga untuk mobilitas vertikal lepas dari jerat kemiskinan,” ujar Ketua DPP PSI Bidang Pendidikan Nasional Danik Eka Rahmaningtyas, Senin (12/1/2026).
Baca juga: Gus Ipul Menangis di Pelukan Prabowo saat Luncurkan Sekolah Rakyat
Beberapa pihak berargumen “Sekolah sudah gratis, semua punya kesempatan. Buat apa bikin Sekolah Rakyat?”
“Masalahnya, anak kurang mampu tidak hanya kesulitan biaya, tapi juga bermasalah dalam soal gizi, lingkungan belajar, dan dukungan keluarga. Sekolah Rakyat mengakui fakta penting yakni kesempatan sama tidak otomatis menghasilkan hasil yang sama,” kata Danik.
Dengan pendekatan komprehensif, negara mengoreksi ketimpangan struktural, bukan sekadar membuka pintu formal.
Sekolah Rakyat merupakan sekolah berasrama yang menyediakan pendidikan gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa ditanggung negara.
Program ini menjadi bagian dari kebijakan memuliakan keluarga kurang mampu. Prabowo menargetkan 500 Sekolah Rakyat terbangun sampai 2029. Setiap Sekolah Rakyat dapat menampung 1.000 siswa.
“Sekolah Rakyat menyasar simpul awal masalah yakni menyediakan pendidikan lengkap dengan asrama agar anak tidak lagi dibatasi kondisi ekonomi keluarga. Ini tangga untuk mobilitas vertikal lepas dari jerat kemiskinan,” ujar Ketua DPP PSI Bidang Pendidikan Nasional Danik Eka Rahmaningtyas, Senin (12/1/2026).
Baca juga: Gus Ipul Menangis di Pelukan Prabowo saat Luncurkan Sekolah Rakyat
Beberapa pihak berargumen “Sekolah sudah gratis, semua punya kesempatan. Buat apa bikin Sekolah Rakyat?”
“Masalahnya, anak kurang mampu tidak hanya kesulitan biaya, tapi juga bermasalah dalam soal gizi, lingkungan belajar, dan dukungan keluarga. Sekolah Rakyat mengakui fakta penting yakni kesempatan sama tidak otomatis menghasilkan hasil yang sama,” kata Danik.
Dengan pendekatan komprehensif, negara mengoreksi ketimpangan struktural, bukan sekadar membuka pintu formal.
Sekolah Rakyat merupakan sekolah berasrama yang menyediakan pendidikan gratis untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa ditanggung negara.
Program ini menjadi bagian dari kebijakan memuliakan keluarga kurang mampu. Prabowo menargetkan 500 Sekolah Rakyat terbangun sampai 2029. Setiap Sekolah Rakyat dapat menampung 1.000 siswa.
(jon)
Lihat Juga :