Petugas Haji 2026 dari TNI-Polri Melonjak, Wamenhaj: Tingkat Kedisiplinan dan Dedikasi Tinggi
Senin, 12 Januari 2026 - 06:19 WIB
loading...
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut jumlah petugas haji 2026 dari TNI-Polri naik dibandingkan tahun lalu. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Jumlah personel TNI-Polri yang menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 melonjak dibanding tahun lalu. Penambahan itu didasari atas tingginya tingkat kedisiplinan, dedikasi dan pelayanan pada jemaah haji.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak merincikan, jumlah petugas TNI-Polri yang menjadi PPIH 2026 sebanyak 185 personel. Angka itu melonjak lebih dua kali lipat dibanding tahun lalu.
"Tadi kan sudah disebutkan Pak Menteri ya, ada 185 (personel TNI-Polri jadi PPIH). Jadi tahun lalu sekitar 80, tahun ini 185," kata Dahnil usai membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Petugas Haji 2026 Masuk Barak 3 Pekan, Wamenhaj Dahnil: Ingin Bentuk Kedisiplinan
Dahnil membeberkan, kelebihan personel TNI-Polri menjadi PPIH yakni, memiliki kedisiplinan, dedikasi, dan pelayanan tinggi pada jemaah haji.
"Tingkat kedisiplinannya, tingkat dedikasinya, tingkat pelayanan ke jemaah itu tinggi rata-rata. Nah itulah kenapa sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para prajurit TNI, Polri yang selama ini banyak membantu tugas-tugas perhajian, itu kami menambah jumlah petugas dari TNI dan Polri," ujar Dahnil.
Lihat video: 1.500 Lebih Petugas Haji Digembleng Semi-Militer, Pembinaan Difokuskan pada 4 Sasaran Utama
Dahnil menyampaikan, diklat PPIH ini akan dilatih oleh unsur TNI-Polri dan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Dahnil mengatakan, pihaknya sengaja ingin menumbuhkan tingkat kedisiplinan para PPIH.
"Kita ingin mengadaptasi kedisiplinan, kekompakan tim, karena mereka nanti di sana itu seperti apa namanya harus tim besar yang mengorkestrasi dari mobilisasi dari jemaah itu. Nah oleh sebab itulah kita butuh command center-nya yang jelas, kedisiplinan jelas, komando yang jelas dan sebagainya. Dan itu yang punya kan TNI dan Polri. Saya kira gitu," katanya.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak merincikan, jumlah petugas TNI-Polri yang menjadi PPIH 2026 sebanyak 185 personel. Angka itu melonjak lebih dua kali lipat dibanding tahun lalu.
"Tadi kan sudah disebutkan Pak Menteri ya, ada 185 (personel TNI-Polri jadi PPIH). Jadi tahun lalu sekitar 80, tahun ini 185," kata Dahnil usai membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Petugas Haji 2026 Masuk Barak 3 Pekan, Wamenhaj Dahnil: Ingin Bentuk Kedisiplinan
Dahnil membeberkan, kelebihan personel TNI-Polri menjadi PPIH yakni, memiliki kedisiplinan, dedikasi, dan pelayanan tinggi pada jemaah haji.
"Tingkat kedisiplinannya, tingkat dedikasinya, tingkat pelayanan ke jemaah itu tinggi rata-rata. Nah itulah kenapa sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para prajurit TNI, Polri yang selama ini banyak membantu tugas-tugas perhajian, itu kami menambah jumlah petugas dari TNI dan Polri," ujar Dahnil.
Lihat video: 1.500 Lebih Petugas Haji Digembleng Semi-Militer, Pembinaan Difokuskan pada 4 Sasaran Utama
Dahnil menyampaikan, diklat PPIH ini akan dilatih oleh unsur TNI-Polri dan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Dahnil mengatakan, pihaknya sengaja ingin menumbuhkan tingkat kedisiplinan para PPIH.
"Kita ingin mengadaptasi kedisiplinan, kekompakan tim, karena mereka nanti di sana itu seperti apa namanya harus tim besar yang mengorkestrasi dari mobilisasi dari jemaah itu. Nah oleh sebab itulah kita butuh command center-nya yang jelas, kedisiplinan jelas, komando yang jelas dan sebagainya. Dan itu yang punya kan TNI dan Polri. Saya kira gitu," katanya.
(cip)
Lihat Juga :