Presiden Prabowo Disebut Ingin Petugas Haji Dari Unsur TNI-Polri
Minggu, 11 Januari 2026 - 21:45 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid menyebut Presiden Prabowo Subianto disebut memiliki keinginan bahwa petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) berasal dari unsur TNI-Polri. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto disebut memiliki keinginan bahwa petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) atau petugas haji berasal dari unsur TNI-Polri. Namun, keinginan itu tak terealisasi lantaran harus mempertimbangkan unsur lain yang hendak menjadi PPIH.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid saat berpidato di acara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Petugas Haji dari TNI-Polri Bakal Ditambah, Dahnil: Perintah Presiden!
"Tadi disampaikan oleh Pak Wamen, sebenarnya Bapak Presiden mengharapkan petugas haji ini adalah semua dari unsur TNI dan Polri. Tapi Pak Wamen masih bisa menyampaikan pada Bapak Presiden kalau ini TNI Polri bagaimana dengan ormas-ormas yang ingin daftar, kader-kadernya ingin menjadi petugas haji," kata Wachid.
Ia pun bersyukur, masih banyak anggota ormas yang masuk menjadi PPIH. Wachid juga bersyukur, jumlah anggota TNI-Polri yang menjadi PPIH tahun ini naik dibanding tahun lalu.
"Alhamdulillah petugas dari TNI, Polri dua kali lipat dari tahun yang lalu," ujar Wachid.
Baca juga: Petugas Haji 2026 Masuk Barak 3 Pekan, Wamenhaj Dahnil: Ingin Bentuk Kedisiplinan
Ia menilai, keberadaan anggota TNI-Polri sebagai PPIH penting. Terlebih melihat medan di tanah suci yang memerlukan fisik kuar.
"Di Arab Saudi meskipun nanti di bulan Juni sudah mulai memasuki bulan panas, suhu panas dan itu dibutuhkan seorang yang benar-benar patriotis yaitu TNI dan Polri," terang Wachid.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid saat berpidato di acara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Petugas Haji dari TNI-Polri Bakal Ditambah, Dahnil: Perintah Presiden!
"Tadi disampaikan oleh Pak Wamen, sebenarnya Bapak Presiden mengharapkan petugas haji ini adalah semua dari unsur TNI dan Polri. Tapi Pak Wamen masih bisa menyampaikan pada Bapak Presiden kalau ini TNI Polri bagaimana dengan ormas-ormas yang ingin daftar, kader-kadernya ingin menjadi petugas haji," kata Wachid.
Ia pun bersyukur, masih banyak anggota ormas yang masuk menjadi PPIH. Wachid juga bersyukur, jumlah anggota TNI-Polri yang menjadi PPIH tahun ini naik dibanding tahun lalu.
"Alhamdulillah petugas dari TNI, Polri dua kali lipat dari tahun yang lalu," ujar Wachid.
Baca juga: Petugas Haji 2026 Masuk Barak 3 Pekan, Wamenhaj Dahnil: Ingin Bentuk Kedisiplinan
Ia menilai, keberadaan anggota TNI-Polri sebagai PPIH penting. Terlebih melihat medan di tanah suci yang memerlukan fisik kuar.
"Di Arab Saudi meskipun nanti di bulan Juni sudah mulai memasuki bulan panas, suhu panas dan itu dibutuhkan seorang yang benar-benar patriotis yaitu TNI dan Polri," terang Wachid.
(shf)
Lihat Juga :