Majelis Hakim Diyakini Bakal Tolak Eksepsi Nadiem Makarim

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:27 WIB
loading...
Majelis Hakim Diyakini...
Majelis Hakim diyakini bakal menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa Nadiem Makarim. Foto/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Majelis Hakim diyakini bakal menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa Nadiem Makarim . Hal tersebut diyakini Pakar Hukum Universitas Al Azhar Indonesia Suparji Ahmad melihat eksepsi Nadiem di persidangan dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook Kemendikbudristek.

“Dengan eksepsi seperti itu, secara teoritis dan yuridis eksepsi maupun yurisprudensi, kemungkinan eksespsi Nadiem tidak mudah dikabulkan majelis hakim,” ujar Suparji, Sabtu (10/1/2026).

Dia mengatakan, hakim akan melihat eksepsi Nadiem sudah masuk ke persoalan pokok perkara. Misalnya, dalam eksepsi itu Nadiem menyebut dakwaan terhadapnya ‘tidak cermat, tidak jelas’.

Baca juga: ICW dan Kopel Indonesia Sudah Ingatkan Kemendikbudristek soal Laptop Chromebook



“Kemungkinan hakim cenderung akan melihat itu sebagai hal yang sudah masuk ke pokok perkara. Kalau sudah bicara soal unsur berarti sudah masuk ke pokok perkara,” ujar Suparji.

Seharusnya eksepsi bicara tentang persoalan secara umum, seperti terkait dengan kesalahan kompetensi. Misalnya, seharusnya disidang di perkara pengadilan umum tetapi disidang di pengadilan tipikor.

“Soal kompetensinyalah. Absolutnyalah, atau kompetensi relatif misalnya seharusnya disidang di Semarang menjadi disidang di Jakarta,” tuturnya.

Dalam persoalan substansi pun, Suparji melihat alasan Nadiem tidak akan korupsi karena ia seorang pengusaha sukses dan keluarganya antikorupsi, juga tidak menyebabkan dakwaan jaksa tidak memenuhi unsur korupsi.

“Itu hanya akan jadi pertimbangan meringankan dari hakim saja. Kalau unsur korupsi tetap akan merujuk pada pembuktian di persidangan,” ungkap Suparji.

Suparji berpendapat, penjelasan Nadiem soal pengusaha sukses dan dari keluarga antikorupsi tidak masuk dalam substansi perkara. “Karena penjelasan itu tidak membantah apakah unsur-unsur korupsinya tidak terpenuhi, seperti unsur tidak memperkaya diri/orang lain secara melawan hukum, tidak merugikan negara, dll,” ujar Suparji.

Begitu juga dengan Nadiem tentang ia tidak menerima uang sama sekali dari pengadaan laptop chromebook. Menurut Suparji, sifat memperkaya ini tidak hanya diri sendiri, tapi juga orang lain atau korporasi secara melawan hukum.

Mengenai banyaknya kampanye di media sosial yang menarasikan kasus Nadiem seperti kasus Tom Lembong maupun Ira Puspadewi, Suparji mengatakan, hal itu digunakan sejumlah pihak untuk membebaskan Nadiem dari dakwaan korupsinya. “Ini tantangan bagi para jaksa penuntut di perkara Nadiem,” imbuhnya.

Jaksa harus memiliki bukti-bukti kuat untuk membuktikan kebenaran dakwaannya. “Jaksa akan berhati-hati dalam pembuktian, sehingga kasus seperti itu (pemberian abolisi maupun. rehabilitasi Tom Lembong dan Ira Puspadewi) tidak terulang lagi,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Hakim: Vonis Dirut Terra...
Hakim: Vonis Dirut Terra Drone Pembelajaran soal Standar K3
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Praperadilan Andrie Yunus
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Berita Terkini
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved