Tidak Percaya DPRD, Mayoritas Responden Survei LSI Denny JA Ingin Pilkada Langsung

Rabu, 07 Januari 2026 - 17:07 WIB
loading...
Tidak Percaya DPRD,...
Ilustrasi/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - LSI Denny JA memotret mayoritas publik tak setuju mekanisme pemilihan kepala daerah ( pilkada ) dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Alasannya, publik tak percaya terhadap DPRD .

Hasil survei itu memotret, hanya ada 28,6% responden setuju pilkada lewat DPRD. Sedangkan ada 66,1% responden yang menyatakan sikap tak setuju kepala daerah dipilih DPRD.

"Ketidakpercayaan terhadap DPRD, ini bukan hanya asumsi, tetapi berbagai survei menunjukkan bahwa DPRD maupun DPR selalu masuk ke kelompok institusi yang rendah trust publiknya," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, saat jumpa pers di kantornya, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga: KNPI Nilai Pilkada lewat DPRD Perkuat Demokrasi Pancasila

Menurutnya, hal itu didasari lantaran lembaga parlemen daerah kerap diasosiasikan dengan politik transaksional. "Dan persepsi korupsi legislatif masih tinggi," ujar Ardian.

Selain itu, Ardian mengatakan, penolakan responden terhadap pilkada lewat DPRD lantaran memori kolektif terhadap pemilu langsung. Ia mengatakan, sudah 20 tahun rakyat berpartisipasi pilkada. "Pilkada langsung sudah kita laksanakan pertama kali di tahun 2005. Rakyat sudah terbiasa memilih langsung, sehingga jika sekarang tiba-tiba berubah dengan perubahan yang tidak berdasar terhadap asumsi-asumsi yang bisa diterima publik, tentu penolakan juga begitu keras," kata Ardian.

Menurutnya, publik menganggap pemilihan langsung adalah satu-satunya cara yang wajar memilih kepala daerah, bukan melalui pilihan atau lobi elite. "Pilkada menjadi pesta rakyat di berbagai daerah," katanya.



Selain itu, Ardian mengatakan, pilkada dianggap hak warga negara, bukan elite politik. Ia berkata, penolakan didasari lantaran pilkada dianggap cara untuk menentukan pemimpin daerah.

"82,2% menyatakan alasan mereka menolak Pilkada DPRD karena akan hilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya," ucapnya.

Ardian mengatakan, para responden menganggap kepala daerah bisa dikontrol bila lewat pilkada langsung. "Dia bisa menagih janji selama masa kampanye. Kalau lewat DPRD, rakyat seolah-olah tidak punya lagi saluran untuk menagih. Rakyat khawatir jika kepala daerah dipilih DPRD, dia akan lebih tunduk kepada partai politik dibandingkan dengan rakyat. Di mata publik: Jika dipilih langsung, kepala daerah milik saya. Jika dipilih DPRD, kepala daerah milik partai. Dan publik sebagian besar hanya menjadi penonton," pungkasnya.

LSI Denny JA melakukan survei dengan melibatkan 1.200 responden. Metodologi sampling yakni multi-stage random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara tatap muka dengan kuesioner. Survei ini dilakukan pada 10-19 Oktober 2025 dengan margin of error sekitar 2,9%.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Di Hadapan Para Ketua...
Di Hadapan Para Ketua DPRD, Panglima TNI: Silakan Ajak Prajurit Bangun Wilayah Kalian
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Dipimpin Legislator...
Dipimpin Legislator Muda, Perindo Muaro Jambi Bidik Fraksi di DPRD
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved