Permintaan Sherly Annavita kepada Prabowo: Lihat Apa yang Sebenarnya Terjadi, Biarkan Bapak yang Memutuskan
Rabu, 24 Desember 2025 - 16:45 WIB
loading...
Kreator konten Sherly Annavita. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kreator konten Sherly Annavita punya satu permintaan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan bencana Sumatera. Menurutnya, Prabowo perlu melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Sherly menegaskan, dirinya tak pernah meragukan nasionalisme Prabowo Subianto. Sherly pun menekankan bahwa Prabowo sangat mencintai rakyat.
Sherly mengungkapkan, dirinya pernah menjadi relawan di tim media Prabowo. "Dari tahun 2014-2019, kalau pengen tahu siapa Pak Prabowo, lihat karya-karya beliau, lihat siapa beliau itu dari sebelumnya. Dari lubuk hati paling dalam, Sherly tak pernah meragukan nasionalisme Pak Prabowo, cinta rakyatnya Prabowo, Sherly tak pernah meragukan," ujar Sherly dalam siniar atau podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Rabu (24/12/2025).
Namun, kata Sherly, jika melihat dan mendengar statement Prabowo belakangan ini, khususnya terkait penanganan bencana Sumatera, dirinya meminta Prabowo melihat langsung apa yang sesungguhnya terjadi. "Permintaan Sherly adalah, lihat apa yang sebenarnya terjadi, maka biarkan Bapak yang memutuskan," kata Sherly.
Baca Juga: Ceritakan Ucapan Anak Aceh yang Kehilangan Asa, Sherly Annavita Teteskan Air Mata
Menurut Sherly, yang terjadi hari ini seolah ada dinding yang sangat tebal sebelum informasi sampai ke Prabowo. "Sherly pribadi tanpa mewakili institusi-institusi tertentu, Sherly percaya bahwa Pak Prabowo adalah orang yang tulus hatinya, orang yang ketika melihat sesuatu, manusia aja lah, sisi humanismenya akan keluar," kata perempuan asal Aceh ini.
Sherly melanjutkan, ketika saat ini terjadi anomali, dirinya pun bertanya-tanya. "Ada apa, Pak? Kenapa Bapak berbeda antara Bapak yang dulu dan sekarang," ujarnya.
Sebelumnya, pada acara Akad Massal 50.030 Unit Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Serah Terima Kunci Tahun 2025, di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025), Presiden Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus berani menatap masa depan meskipun tantangan dan ujian terus dihadapi.
Menurut Presiden, seluruh persoalan, termasuk bencana alam, dapat dihadapi dengan semangat persatuan dan kerja bersama.
Presiden juga mengapresiasi kekompakan TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dalam penanganan bencana, termasuk dedikasi para petugas yang bekerja siang dan malam hingga menjangkau wilayah terpencil dengan risiko tinggi.
Prabowo mengatakan, jembatan yang seharusnya dibangun sebulan, bisa dibangun tujuh hari. "Mereka kerja siang malam, kerja siang malam PLN, Pertamina, desa-desa terpencil kita anter pakai helikopter. Penerbang helikopter mempertaruhkan nyawa. Daerah situ bukan daerah yang gampang. Kabut cepat turun, tapi memang kita bersyukur sebetulnya, ya kita atasi nanti bencana, tapi daerahnya itu daerah yang sangat indah, sangat baik," kata Presiden Prabowo dikutip dari laman setneg.go.id.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kehadiran negara harus dirasakan rakyat dalam setiap situasi, baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan melalui program perumahan rakyat, maupun dalam penanganan bencana yang cepat, terpadu, dan berkeadilan.
Sherly menegaskan, dirinya tak pernah meragukan nasionalisme Prabowo Subianto. Sherly pun menekankan bahwa Prabowo sangat mencintai rakyat.
Sherly mengungkapkan, dirinya pernah menjadi relawan di tim media Prabowo. "Dari tahun 2014-2019, kalau pengen tahu siapa Pak Prabowo, lihat karya-karya beliau, lihat siapa beliau itu dari sebelumnya. Dari lubuk hati paling dalam, Sherly tak pernah meragukan nasionalisme Pak Prabowo, cinta rakyatnya Prabowo, Sherly tak pernah meragukan," ujar Sherly dalam siniar atau podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Rabu (24/12/2025).
Namun, kata Sherly, jika melihat dan mendengar statement Prabowo belakangan ini, khususnya terkait penanganan bencana Sumatera, dirinya meminta Prabowo melihat langsung apa yang sesungguhnya terjadi. "Permintaan Sherly adalah, lihat apa yang sebenarnya terjadi, maka biarkan Bapak yang memutuskan," kata Sherly.
Baca Juga: Ceritakan Ucapan Anak Aceh yang Kehilangan Asa, Sherly Annavita Teteskan Air Mata
Menurut Sherly, yang terjadi hari ini seolah ada dinding yang sangat tebal sebelum informasi sampai ke Prabowo. "Sherly pribadi tanpa mewakili institusi-institusi tertentu, Sherly percaya bahwa Pak Prabowo adalah orang yang tulus hatinya, orang yang ketika melihat sesuatu, manusia aja lah, sisi humanismenya akan keluar," kata perempuan asal Aceh ini.
Sherly melanjutkan, ketika saat ini terjadi anomali, dirinya pun bertanya-tanya. "Ada apa, Pak? Kenapa Bapak berbeda antara Bapak yang dulu dan sekarang," ujarnya.
Sebelumnya, pada acara Akad Massal 50.030 Unit Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Serah Terima Kunci Tahun 2025, di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025), Presiden Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus berani menatap masa depan meskipun tantangan dan ujian terus dihadapi.
Menurut Presiden, seluruh persoalan, termasuk bencana alam, dapat dihadapi dengan semangat persatuan dan kerja bersama.
Presiden juga mengapresiasi kekompakan TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dalam penanganan bencana, termasuk dedikasi para petugas yang bekerja siang dan malam hingga menjangkau wilayah terpencil dengan risiko tinggi.
Prabowo mengatakan, jembatan yang seharusnya dibangun sebulan, bisa dibangun tujuh hari. "Mereka kerja siang malam, kerja siang malam PLN, Pertamina, desa-desa terpencil kita anter pakai helikopter. Penerbang helikopter mempertaruhkan nyawa. Daerah situ bukan daerah yang gampang. Kabut cepat turun, tapi memang kita bersyukur sebetulnya, ya kita atasi nanti bencana, tapi daerahnya itu daerah yang sangat indah, sangat baik," kata Presiden Prabowo dikutip dari laman setneg.go.id.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kehadiran negara harus dirasakan rakyat dalam setiap situasi, baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan melalui program perumahan rakyat, maupun dalam penanganan bencana yang cepat, terpadu, dan berkeadilan.
(zik)
Lihat Juga :