3 Pangdam Baru Resmi Bertugas setelah Sertijab 11 Desember 2025
Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:05 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (11/12/2025). Foto/TNI AD
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak tiga panglima kodam (pangdam) baru resmi bertugas setelah dilakukannya serah terima jabatan (sertijab). Upacara sertijab itu dipimpin langsung Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak .
Pada Kamis (11/12/2025), KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta. Tiga jabatan Pangdam yang diserahterimakan masing-masing adalah Pangdam I/Bukit Barisan dari Mayjen TNI Rio Firdianto kepada Mayjen TNI Hendy Antariksa , Pangdam VI/Mulawarman dari Mayjen TNI Rudy Rachmat kepada Mayjen TNI Krido Pramono, serta Pangdam XIII/Merdeka dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI Mirza Agus.
Dikutip dari laman TNI AD , Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam melanjutkan program kedinasan bukan terletak pada penyelesaian pekerjaan, melainkan pada kemampuan mencetak generasi pemimpin penerus.
Baca Juga: Update, 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Dalam sambutannya, KSAD menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat. Kepada para pejabat yang baru, ia menekankan agar melanjutkan program-program yang sudah berjalan sekaligus mengembangkan inovasi yang memberi dampak positif bagi masyarakat maupun institusi. Menurut Maruli, pengalaman bertugas di berbagai satuan merupakan bekal penting dalam memimpin organisasi yang lebih besar.
Maruli menegaskan bahwa esensi kepemimpinan bukan hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan adanya keberlanjutan melalui generasi yang mampu menjaga, memperbaiki, dan meningkatkan program yang telah dirintis. Regenerasi yang kuat menjadi kunci untuk menjaga soliditas dan kesiapan organisasi menghadapi tantangan ke depan.
Pada kesempatan itu, KSAD juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan matra lain, Polri, unsur pemerintahan, serta masyarakat. Ia mendorong para pejabat untuk hadir langsung di lapangan guna memahami kondisi riil, sehingga keputusan yang diambil lebih tepat dan akurat dalam mendukung kepentingan rakyat.
Pada Kamis (11/12/2025), KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta. Tiga jabatan Pangdam yang diserahterimakan masing-masing adalah Pangdam I/Bukit Barisan dari Mayjen TNI Rio Firdianto kepada Mayjen TNI Hendy Antariksa , Pangdam VI/Mulawarman dari Mayjen TNI Rudy Rachmat kepada Mayjen TNI Krido Pramono, serta Pangdam XIII/Merdeka dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI Mirza Agus.
Dikutip dari laman TNI AD , Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam melanjutkan program kedinasan bukan terletak pada penyelesaian pekerjaan, melainkan pada kemampuan mencetak generasi pemimpin penerus.
Baca Juga: Update, 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Dalam sambutannya, KSAD menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat. Kepada para pejabat yang baru, ia menekankan agar melanjutkan program-program yang sudah berjalan sekaligus mengembangkan inovasi yang memberi dampak positif bagi masyarakat maupun institusi. Menurut Maruli, pengalaman bertugas di berbagai satuan merupakan bekal penting dalam memimpin organisasi yang lebih besar.
Maruli menegaskan bahwa esensi kepemimpinan bukan hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan adanya keberlanjutan melalui generasi yang mampu menjaga, memperbaiki, dan meningkatkan program yang telah dirintis. Regenerasi yang kuat menjadi kunci untuk menjaga soliditas dan kesiapan organisasi menghadapi tantangan ke depan.
Pada kesempatan itu, KSAD juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan matra lain, Polri, unsur pemerintahan, serta masyarakat. Ia mendorong para pejabat untuk hadir langsung di lapangan guna memahami kondisi riil, sehingga keputusan yang diambil lebih tepat dan akurat dalam mendukung kepentingan rakyat.
(zik)
Lihat Juga :