Bencana Sumatera, Rokhmin PDIP: Stop Salahkan Cuaca Ekstrem, Ini karena Ulah Manusia

Jum'at, 12 Desember 2025 - 15:32 WIB
loading...
Bencana Sumatera, Rokhmin...
Akar persoalan banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta berbagai wilayah lainnya bukanlah semata-mata cuaca ekstrem melainkan ulah manusia yang merusak lingkungan. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP Rokhmin Dahuri menyikapi bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta berbagai wilayah lainnya. Dia menegaskan akar persoalan banjir bukanlah semata-mata cuaca ekstrem melainkan ulah manusia yang merusak lingkungan.

Menurut Rektor Universitas UMMI Bogor itu, analisis ilmiah dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa faktor cuaca seperti siklon tropis hanya menyumbang sekitar 20 persen terhadap terjadinya banjir besar. Sisanya yakni 80 persen berasal dari aktivitas manusia berupa alih fungsi lahan, pembalakan liar, hingga tata ruang yang amburadul.

Baca juga: Kunjungi Korban Bencana di Aceh Tamiang, Prabowo: Jaga Alam, Jangan Tebang Pohon

“Kalau pejabat terus-menerus menyalahkan cuaca, maka kita tidak pernah menyentuh akar persoalan. Padahal, data ilmiah sudah lama menjelaskan bahwa perusakan lingkungan adalah penyebab utama,” ujar Rokhmin, Jumat (12/12/2025).

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Soekarnoputri itu juga mengungkapkan kondisi hutan di Indonesia yang kian kritis. Tutupan hutan di Sumatera dilaporkan turun di bawah 25 persen, sementara Jawa hanya menyisakan sekitar 17 persen.

"Dengan deforestasi separah itu, kemampuan ekosistem menyerap air hujan melemah drastis membuat wilayah padat penduduk semakin rentan terhadap banjir, longsor, dan krisis air bersih," kata Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University ini.

Dia mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera merehabilitasi hutan secara masif, memperketat pengawasan tata ruang, menindak tegas pelaku perusakan lingkungan, merevitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), dan membangun infrastruktur pengendali banjir berbasis ekologi.

Penanganan banjir tidak boleh berhenti pada respons darurat semata. Indonesia harus meniru negara-negara yang berhasil menekan risiko banjir melalui konsistensi memperluas ruang hijau, memulihkan lahan kritis, dan mengembalikan fungsi ekologis sungai.

“Bencana banjir tidak boleh dianggap sebagai kejadian musiman. Ini masalah tata kelola lingkungan. Kalau kita tidak berubah, intensitas dan kerugiannya akan terus meningkat,” kata Rokhmin.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Rekomendasi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Berita Terkini
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved