Kiai Zulfa Mustofa Pilih Gelar Konsolidasi Pengurus Ketimbang Hadiri Rapat Pleno Gus Yahya
Jum'at, 12 Desember 2025 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
Dalam agenda rapat bertajuk Sosialisasi Hasil Keputusan Rapat Pleno PBNU tersebut, KH Zulfa menegaskan bahwa dirinya telah diberi amanah untuk mengemban tugas sebagai nahkoda organisasi. Dengan demikian, dia meminta seluruh jajaran pengurus merapatkan barisan dan bersatu padu kembali untuk menjalankan fungsi berhidmat kepada warga NU dan seluruh rakyat Indonesia.
“Saya paham betul saudara-saudara yang di bawah kemarin agak ragu seperti apa dengan dikeluarkannya keputusan dan ketetapan rapat pleno menunjuk saya. Semoga ketidakpastian itu yang selama ini membuat masyarakat, terutama juga pengurus NU bingung, tidak bingung lagi, itu yang paling penting,” ujarnya.
Dia menambahkan, untuk membuktikan roda organisasi telah normal kembali, usai dari Banten akan bertolak ke NTB menggelar konsolidasi dengan pengurus wilayah dan cabang se-NTB. Dan berikutnya akan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumut untuk menyampaikan langsung sumbangan kepada korban bencana, yang terkumpul Rp2 miliar saat rapat pleno PBNU.
“Ini menunjukkan bahwa PBNU tidak seperti yang disampaikan di narasi-narasi sosial media, hanya sibuk dengan konflik internal, tidak. NU sudah normal,” tuturnya.
Hadir dalam rapat ini Rais Syuriah Prof Mohammad Nuh, Wakil Rais Aam KH Afifuddin Muhajir, Wakil Rais Aam KH. Anwar Iskandar, Prof Mukri, jajaran pengurus PBNU, pengurus PWNU se-Indonesia, PCNU, dan PCI NU.
“Saya paham betul saudara-saudara yang di bawah kemarin agak ragu seperti apa dengan dikeluarkannya keputusan dan ketetapan rapat pleno menunjuk saya. Semoga ketidakpastian itu yang selama ini membuat masyarakat, terutama juga pengurus NU bingung, tidak bingung lagi, itu yang paling penting,” ujarnya.
Dia menambahkan, untuk membuktikan roda organisasi telah normal kembali, usai dari Banten akan bertolak ke NTB menggelar konsolidasi dengan pengurus wilayah dan cabang se-NTB. Dan berikutnya akan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumut untuk menyampaikan langsung sumbangan kepada korban bencana, yang terkumpul Rp2 miliar saat rapat pleno PBNU.
“Ini menunjukkan bahwa PBNU tidak seperti yang disampaikan di narasi-narasi sosial media, hanya sibuk dengan konflik internal, tidak. NU sudah normal,” tuturnya.
Hadir dalam rapat ini Rais Syuriah Prof Mohammad Nuh, Wakil Rais Aam KH Afifuddin Muhajir, Wakil Rais Aam KH. Anwar Iskandar, Prof Mukri, jajaran pengurus PBNU, pengurus PWNU se-Indonesia, PCNU, dan PCI NU.
(rca)
Lihat Juga :