Anugerah KPI 2025, Sebanyak 381 Program TV dan Radio Diperlombakan
Rabu, 10 Desember 2025 - 21:02 WIB
loading...
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menggelar acara Anugerah KPI 2025. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menggelar acara Anugerah KPI 2025. Mengangkat tema 'Penyiaran Berdaulat Menjaga Indonesia', ajang ini akan memperlombangkan ratusan program dalam 20 kategori serta satu penghargaan Lifetime Achievement.
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ubaidillah menjelaskan ada 141 lembaga penyiaran dengan rincian 44 lembaga penyiaran TV dan 97 lainnya merupakan lembaga penyiaran radio yang ikut serta dalam ajang Anugerah KPI 2025.
Sementara, total program yang diajukan untuk masuk dan diperlombakan berjumlah 381 program. Adapun rinciannya ialah 103 program acara TV dan 278 program acara radio. Ubaidillah menyebut ajang ini merupakan apresiasi tertinggi bagi lembaga penyiaran, pemerintah daerah dan insan penyiaran yang telah berjasa serta berkontribusi besar dalam bidang penyiaran di Tanah Air.
Baca juga: DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Fungsi Sosial Penyiaran
"Jadi dari ratusan program dari masing-masing kategori, lalu, ada yang 3 nominasi, 5 nominasi, baru kita putuskan siapa pemenangnya," ujar Ubaidillah, Rabu (10/12/2025).
Ubaidillah menjelaskan proses penilaian program untuk mendapatkan penghargaan di Anugerah KPI tahun 2025 jugalah ketat. Ia menyebut bahwa dewan juri yang menentukan pemenang tidak hanya melibatkan unsur internal KPI.
"Dewan juri tidak hanya dari internal Komisi Penyiaran tapi juga dari pihak di luar. Misalnya ada dari anggota Dewan, Kementerian dan Lembaga lain dan juga ada dari akademisi dan praktisi media," ucapnya.
Baca juga: Komisioner KPI Pusat Tulus Santoso Ajak Generasi Muda Kembangkan Siaran Positif
Ubaidillah juga menjelaskan dewan juri menilai program-program yang ada dari sisi fungsi penyiarannya, edukasi, informasi bahkan hingga inovasi kamera yang digunakan. Proses ini dilakukan ketat dan dijamin independensinya.
Adapun program-program yang menjadi pemenang merupakan program yang tidak pernah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Program yang dipilih sebagai pemenang juga bukan program yang pernah terkena sanksi apapun dari KPI.
"Misalnya di kategori saya kita pending, kita tunggu seminggu lagi, rapat lagi, kita tonton lagi tayangannya, kontennya perlahan-lahan, akhirnya kita putuskan oh ternyata TV ini, radio ini, yang dari sisi fungsi penyiarannya, edukasi, fungsi informasi dan hiburannya dan itu masuk baru kita ambil oh ini pemenangnya," jelas dia.
Sementara, Nusantara TV akan menjadi Host atau tuan rumah dalam Anugerah KPI 2025 ini. "Suatu kehormatan buat kami Nusantara TV bisa mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah sekaligus host daripada Anugerah yang paling bergengsi di bidang penyiaran," ujar Direktur Nusantara TV, Randy Tampubolon.
Randy berharap agar ajang Anugerah KPI 2025 bisa membuat lembaga penyiaran terutama media bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Sebab menurutnya peranan industri penyiaran menjadi sangat penting di tengah distrupsi media.
"Pada kesempatan Anugerah KPI 2025 ini, saya juga menyerukan bagaimana bisa menjaga penyebaran informasi yang berkualitas sebagaimana semangat yang dibangun KPI pada anugerah ini," tandas dia.
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ubaidillah menjelaskan ada 141 lembaga penyiaran dengan rincian 44 lembaga penyiaran TV dan 97 lainnya merupakan lembaga penyiaran radio yang ikut serta dalam ajang Anugerah KPI 2025.
Sementara, total program yang diajukan untuk masuk dan diperlombakan berjumlah 381 program. Adapun rinciannya ialah 103 program acara TV dan 278 program acara radio. Ubaidillah menyebut ajang ini merupakan apresiasi tertinggi bagi lembaga penyiaran, pemerintah daerah dan insan penyiaran yang telah berjasa serta berkontribusi besar dalam bidang penyiaran di Tanah Air.
Baca juga: DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Fungsi Sosial Penyiaran
"Jadi dari ratusan program dari masing-masing kategori, lalu, ada yang 3 nominasi, 5 nominasi, baru kita putuskan siapa pemenangnya," ujar Ubaidillah, Rabu (10/12/2025).
Ubaidillah menjelaskan proses penilaian program untuk mendapatkan penghargaan di Anugerah KPI tahun 2025 jugalah ketat. Ia menyebut bahwa dewan juri yang menentukan pemenang tidak hanya melibatkan unsur internal KPI.
"Dewan juri tidak hanya dari internal Komisi Penyiaran tapi juga dari pihak di luar. Misalnya ada dari anggota Dewan, Kementerian dan Lembaga lain dan juga ada dari akademisi dan praktisi media," ucapnya.
Baca juga: Komisioner KPI Pusat Tulus Santoso Ajak Generasi Muda Kembangkan Siaran Positif
Ubaidillah juga menjelaskan dewan juri menilai program-program yang ada dari sisi fungsi penyiarannya, edukasi, informasi bahkan hingga inovasi kamera yang digunakan. Proses ini dilakukan ketat dan dijamin independensinya.
Adapun program-program yang menjadi pemenang merupakan program yang tidak pernah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Program yang dipilih sebagai pemenang juga bukan program yang pernah terkena sanksi apapun dari KPI.
"Misalnya di kategori saya kita pending, kita tunggu seminggu lagi, rapat lagi, kita tonton lagi tayangannya, kontennya perlahan-lahan, akhirnya kita putuskan oh ternyata TV ini, radio ini, yang dari sisi fungsi penyiarannya, edukasi, fungsi informasi dan hiburannya dan itu masuk baru kita ambil oh ini pemenangnya," jelas dia.
Sementara, Nusantara TV akan menjadi Host atau tuan rumah dalam Anugerah KPI 2025 ini. "Suatu kehormatan buat kami Nusantara TV bisa mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah sekaligus host daripada Anugerah yang paling bergengsi di bidang penyiaran," ujar Direktur Nusantara TV, Randy Tampubolon.
Randy berharap agar ajang Anugerah KPI 2025 bisa membuat lembaga penyiaran terutama media bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Sebab menurutnya peranan industri penyiaran menjadi sangat penting di tengah distrupsi media.
"Pada kesempatan Anugerah KPI 2025 ini, saya juga menyerukan bagaimana bisa menjaga penyebaran informasi yang berkualitas sebagaimana semangat yang dibangun KPI pada anugerah ini," tandas dia.
(cip)
Lihat Juga :