Prabowo Cek Jembatan Pantai Dona di Kutacane Aceh yang Putus Akibat Banjir
Senin, 01 Desember 2025 - 13:29 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mengecek jembatan Pantai Dona, Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh yang putus akibat banjir. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengecek jembatan Pantai Dona, Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh yang putus akibat banjir. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda Presiden Prabowo mengecek lokasi terdampak bencana banjir dan longsor di tiga Sumatera.
Dari pantauan YouTube Sekretariat Presiden, tampak Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Menteri PU Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, juga Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Prabowo tiba di Bandara Alas Leuser, Kutacane dengan menggunakan Helikopter Kepresidenan. Kemudian, langsung bergerak menuju titik-titik yang mengalami kerusakan parah, termasuk wilayah yang aksesnya terputus akibat banjir dan longsor. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan standar penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Baca juga: Penanganan Bencana di Sumatera, Prabowo: Kita Hadapi Musibah dengan Solidaritas
Sebelumnya, Presiden Prabowo saat di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pun telah mengatakan dirinya akan meninjau lokasi terdampak bencana di Aceh, termasuk juga Medan. “Saya ke Medan dan ke Aceh,” katanya.
Presiden Prabowo menegaskan kekuatan bangsa Indonesia terletak pada solidaritas dan kekompakan seluruh elemen negara dalam menghadapi bencana. “Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas. Semuanya kompak kita atasi,” katanya.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat seluruh instansi pemerintah dan relawan, sekaligus memberikan pesan optimisme kepada masyarakat. Presiden mengakui tantangan yang dihadapi tim penanganan di lapangan.
Baca juga: Prabowo Temui Pengungsi Banjir-Longsor di Tapteng: Mereka Masih Syok
“Terima kasih semua pihak, terutama semua instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan. Memang kondisi alam memang sangat menantang, sangat menimbulkan kesulitan. Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” lanjutnya.
Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat telah menimbulkan kerusakan luas, memutus akses jalan nasional, merobohkan jembatan, serta memaksa ribuan warga mengungsi.
Pemerintah, melalui BNPB, TNI, Polri, Kementerian PUPR, serta pemerintah daerah, terus mengerahkan armada darat, logistik, dan alutsista udara setiap harinya untuk menjangkau wilayah yang terisolasi.
Dari pantauan YouTube Sekretariat Presiden, tampak Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Menteri PU Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, juga Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Prabowo tiba di Bandara Alas Leuser, Kutacane dengan menggunakan Helikopter Kepresidenan. Kemudian, langsung bergerak menuju titik-titik yang mengalami kerusakan parah, termasuk wilayah yang aksesnya terputus akibat banjir dan longsor. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan standar penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Baca juga: Penanganan Bencana di Sumatera, Prabowo: Kita Hadapi Musibah dengan Solidaritas
Sebelumnya, Presiden Prabowo saat di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pun telah mengatakan dirinya akan meninjau lokasi terdampak bencana di Aceh, termasuk juga Medan. “Saya ke Medan dan ke Aceh,” katanya.
Presiden Prabowo menegaskan kekuatan bangsa Indonesia terletak pada solidaritas dan kekompakan seluruh elemen negara dalam menghadapi bencana. “Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas. Semuanya kompak kita atasi,” katanya.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat seluruh instansi pemerintah dan relawan, sekaligus memberikan pesan optimisme kepada masyarakat. Presiden mengakui tantangan yang dihadapi tim penanganan di lapangan.
Baca juga: Prabowo Temui Pengungsi Banjir-Longsor di Tapteng: Mereka Masih Syok
“Terima kasih semua pihak, terutama semua instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan. Memang kondisi alam memang sangat menantang, sangat menimbulkan kesulitan. Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” lanjutnya.
Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat telah menimbulkan kerusakan luas, memutus akses jalan nasional, merobohkan jembatan, serta memaksa ribuan warga mengungsi.
Pemerintah, melalui BNPB, TNI, Polri, Kementerian PUPR, serta pemerintah daerah, terus mengerahkan armada darat, logistik, dan alutsista udara setiap harinya untuk menjangkau wilayah yang terisolasi.
(cip)
Lihat Juga :