Munas Khusus IKAL Bentuk Tim Formatur Akhiri Kevakuman Kepemimpinan
Sabtu, 29 November 2025 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, tim formatur bertugas untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily untuk menemukan solusi atas kevakuman yang terjadi termasuk melanjutkan munas yang tertunda. Dia menyebutkan, kevakuman kepengurusan terjadi menyusul kegagalan pemilihan Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas periode 2025-2030, pada 23 Agustus 2025.
Saat itu, kata dia, hasil keputusan pimpinan sidang sementara Munas V IKAL Lemhannas, menunda pelaksanaan Munas V IKAL Lemhannas hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Keputusan itu, lanjutnya, telah diterima seluruh peserta munas dan menyatakan keputusan pimpinan sidang sementara adalah sah.
“Kami bersyukur mendapat dukungan teman-teman dari DPD-DPD dan DPA-DPA. Kevakuman kepengurusan harus kita akhiri. Terus terang, kami telah bertemu Bapak Agum Gumelar, tetapi beliau tidak memberi respons apa-apa dan keputusan yang jelas,” ujar Amran.
Lebih lanjut dia mengatakan, Agum Gumelar yang telah memimpin IKAL Lemhanas selama 20 tahun atau sejak 2005 terkesan masih ingin melanjutkan kepemimpinan. Surat yang dilayangkan perwakilan DPD-DPD IKAL Lemhannas kepada Agum Gumelar terkait Kelanjutan Munas V IKAL Lemhannas juga tidak pernah digubris dan ditindaklanjuti.
“Kami tidak ada kepentingan apa-apa di IKAL Lemhannas. Kami berasal dari daerah yang berkerinduan untuk menjadikan IKAL Lemhannas sebagai organisasi yang solid, professional, berintegritas, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Saat itu, kata dia, hasil keputusan pimpinan sidang sementara Munas V IKAL Lemhannas, menunda pelaksanaan Munas V IKAL Lemhannas hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Keputusan itu, lanjutnya, telah diterima seluruh peserta munas dan menyatakan keputusan pimpinan sidang sementara adalah sah.
“Kami bersyukur mendapat dukungan teman-teman dari DPD-DPD dan DPA-DPA. Kevakuman kepengurusan harus kita akhiri. Terus terang, kami telah bertemu Bapak Agum Gumelar, tetapi beliau tidak memberi respons apa-apa dan keputusan yang jelas,” ujar Amran.
Lebih lanjut dia mengatakan, Agum Gumelar yang telah memimpin IKAL Lemhanas selama 20 tahun atau sejak 2005 terkesan masih ingin melanjutkan kepemimpinan. Surat yang dilayangkan perwakilan DPD-DPD IKAL Lemhannas kepada Agum Gumelar terkait Kelanjutan Munas V IKAL Lemhannas juga tidak pernah digubris dan ditindaklanjuti.
“Kami tidak ada kepentingan apa-apa di IKAL Lemhannas. Kami berasal dari daerah yang berkerinduan untuk menjadikan IKAL Lemhannas sebagai organisasi yang solid, professional, berintegritas, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :