Kejagung Usut Kasus Dugaan Korupsi Pajak, Begini Kata Pakar Hukum

Rabu, 26 November 2025 - 10:34 WIB
loading...
Kejagung Usut Kasus...
Pakar Hukum UGM Fatahillah menyatakan kasus kongkalingkong pengurangan pajak di Ditjen Pajak yang sedang diselidiki Kejaksaan Agung masuk kategori korupsi. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fatahillah menanggapi kasus dugaan korupsi pengurangan pajak di Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan yang sedang diselidiki Kejaksaan Agung (Kejagung). Menurut dia, kongkalikong pengurangan nilai pajak masuk dalam kategori korupsi.

Dia menjelaskan, tindakan tersebut berbeda dengan tax amnesty yang diberikan pemerintah.

Baca juga: Kejagung Cekal Mantan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dan 4 Orang Lainnya

“Sudah banyak kasusnya, saya rasa manipulasi pajak yang sudah banyak dilakukan itu sudah masuk dalam rezim tindak pidana korupsi. Baik dalam konteks menerima suap atau kalau memang dia memanipulasi dan melakukan fraud (penipuan) bisa masuk korupsi kerugian negara,” ujar dosen pengajar Fakultas Hukum UGM ini, dikutip Rabu (26/11/2025).



Walaupun belum ada uang negara yang keluar, tetapi seharusnya uang pajak tersebut menjadi hak negara. “Hak negara yang tidak diberikan menjadi potensi kerugian negara,” sebutnya.

Kendati demikian, untuk pembuktiannya tetap harus dilakukan melalui proses audit BPK atau BPKP atau audit lain. Karena dalam rezim kerugian negara maka harus menyertakan adanya auditor pihak yang berwenang.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Pajak, Kejagung Periksa 40 Saksi

Dia pun menjelaskan perbedaan antara penyelidikan dugaan korupsi pajak yang dilakukan Kejagung dengan tax amnesty. “Kalau tax amnesty itu sah, bukan pengemplangan pajak. Jadi kalau tax amnesty itu hal legal yang ada aturan hukumnya,” kata Fatahillah.

Dia menambahkan, dalam tax amnesty, ada pajak-pajak yang tidak dilaporkan namun negara mengampuni, namun diberi kewajiban untuk membayar dalam nilai tertentu. Ini berbeda dengan pidana korupsi yang sedang diselidik Kejagung.

Dalam kasus ini ada perusahaan yang menutupi kewajiban pajak secara melawan hukum. “Ini perbuatan pidana yang berbeda,” jelasnya.

Kebijakan tax amnesty, menurut Fatahillah, memang menjadi perdebatan. Dijelaskannya, dalam tax amnesti ada pengampunan buat mereka yang tidak melaporkan pajaknya.

Mereka cukup hanya membayar denda pajak sesuai kesepakatan. Positifnya kebijakan ini, kata Fatahillah, banyak harta beredar lebih banyak yang dilaporkan secara pajak.

Sedangkan kelemahannya, lanjut Fatahillah, tax amnesty membuat seseorang tidak patuh, dan menunggu saja kebijakan tax amnesty yang akan diberikan pemerintah.

Padahal seharusnya, tax amnesty merupakan bentuk pemutihan kewajiban pajak, sehingga ke depannya mereka akan melaporkan pajak sebagaimana mestinya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Relaksasi WP Badan Masih...
Relaksasi WP Badan Masih Berlaku, DJP Kantongi 13,4 Juta Pelaporan SPT
40 Perusahaan Baja China...
40 Perusahaan Baja China Kemplang Pajak di RI, Purbaya Kirim Tim Khusus
Rekomendasi
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved