Paket Isolasi Mandiri Penderita Covid-19, Bisnis Baru RS Swasta
Selasa, 15 September 2020 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, RS Cinta Kasih Tzu Chi di Jakarta Barat menawarkan 3 paket isolasi mandiri. Ada paket 3 hari seharga Rp3.200.000 dengan fasilitas tes PCR 1 kali, cek kesehatan, makan 3 kali sehari, dan snack 2 kali sehari.
Paket berikutnya, isolasi selama 3 hari dengan harga Rp4.700.000. Yang membedakan dengan paket 1 hanya tes PCR-nya sebanyak 2 kali. Paket ketiga itu isolasi mandiri selama 14 hari dengan harga Rp6.200.000. Paket ini hanya menyediakan rapid tes. Sedangkan, fasilitas lainnya sama.
Pakar epidemiologi Syahrizal Syarif menilai, paket-paket isolasi mandiri di rumah sakit swasta tidak masalah. Paket ini untuk mengakomodasi orang-orang yang memiliki uang berlebih dan mendapatkan layanan lebih nyaman.
Jika jumlah rumah sakit yang mengadakan paket isolasi mandiri banyak, justru akan membantu pemerintah dalam menangani pasien Covid-19. Selama ini, pemerintah menanggung biaya dari pemeriksaan spesimen hingga penguburan jenazah.
Menurut dosen Universitas Indonesia (UI) itu, langkah ini akan menumbuhkan perekonomian karena isolasi mandiri ini banyak yang terlibat. Bisnis rumah sakit memang lumayan tertekan selama pagebluk Covid-19. “Cuma harus diperhatikan, semua tetap berkoordinasi dengan satgas, terutama data. Jangan sampai, data di swasta tidak tercatat,” ujarnya.
Paket berikutnya, isolasi selama 3 hari dengan harga Rp4.700.000. Yang membedakan dengan paket 1 hanya tes PCR-nya sebanyak 2 kali. Paket ketiga itu isolasi mandiri selama 14 hari dengan harga Rp6.200.000. Paket ini hanya menyediakan rapid tes. Sedangkan, fasilitas lainnya sama.
Pakar epidemiologi Syahrizal Syarif menilai, paket-paket isolasi mandiri di rumah sakit swasta tidak masalah. Paket ini untuk mengakomodasi orang-orang yang memiliki uang berlebih dan mendapatkan layanan lebih nyaman.
Jika jumlah rumah sakit yang mengadakan paket isolasi mandiri banyak, justru akan membantu pemerintah dalam menangani pasien Covid-19. Selama ini, pemerintah menanggung biaya dari pemeriksaan spesimen hingga penguburan jenazah.
Menurut dosen Universitas Indonesia (UI) itu, langkah ini akan menumbuhkan perekonomian karena isolasi mandiri ini banyak yang terlibat. Bisnis rumah sakit memang lumayan tertekan selama pagebluk Covid-19. “Cuma harus diperhatikan, semua tetap berkoordinasi dengan satgas, terutama data. Jangan sampai, data di swasta tidak tercatat,” ujarnya.
(nbs)
Lihat Juga :